Today

Peringatan Maulid Nabi di Tengah Pandemi, Ini Imbauan MUI dan Satgas Covid-19

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cianjur dan Satgas Covid-19 Cianjur mengimbau masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dalam peraayaan Maulid Nabi Muhammad Saw 2020. Hal itu ditujukan sebagai pencegahan Covid-19.

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, semua kegiatan termasuk peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw itu sama saja dengan kegiatan lain, terlebih bertepatan dengan cuti bersama.

“Jadi memang kalau kita dari Satgas dan Dinkes, mengimbau jejaring seperti puskesmas dan satgas kecamatan untuk lebih masif lagi untuk menyerukan protokol kesehatan,” tuturnya kepada Cianjur Today, Kamis (29/10/2020).

Ia mengatakan, bagi siapapun yang menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, harus menerapkan protokol kesehatan dan meminta izin ke Satgas Penanganan Covid-19 di kecamatan atau kabupaten.

“Saat ini untuk kerumunan massa yang banyak itu sudah diatur agar tidak diperkenankan lebih dari 50 orang, kalau dalam gedung tidak lebih dari 50 persen dan harus minta izin dulu ke Satgas Penanganan Covid-19,” jelas dia.

Namun, untuk melarang atau membubarkan, ia menilai akan sedikit sulit. Mengingat perayaan Maulid Nabi merupakan hal yang sensitif karena berhubungan dengan agama. “Tapi nanti itu ada di pihak kepolisian,” ucapnya.

Intinya, sambung Yusman, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur mengimbau agar protokol kesehatan tetap diterapkan dan tidak membuat kerumunan, untuk semua acara tanpa terkecuali.

“Tetap apapun itu kegiatannya, di masa pandemi harus menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, KH Abdul Rauf mengaku telah berkeliling Cianjur dan sempat mendapatkan pertanyaan soal perayaan Maulid Nabi di sejumlah wilayah di Cianjur selatan.

“Sampai hari ini, pemerintah tidak melarang untuk melaksanakan peringatan Maulid atau pengajian apapun,” kata dia.

Namun, ia menegaskan, perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw tetap harus menerapkan protokol ksehatan. Maka dari itu, ia mengimbau siapapun yang mau merayakan untuk berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat.

“Karena di masa pandemi ini kita juga harus melihat mengikuti pemerintah dengan melaksanakan perintah. Pemerintah tidak melarang, tapi wajib melaksanakan protokol kesehatan,” tandasnya.(afs/sis)

Berikan Komentar Kalian

Back to top button