Today

Perumdam Tirtamukti Cianjur Dapat Penghargaan Tingkat Nasional

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Perumdam Tirtamukti Cianjur mendapatkan penghargaan sebagai Top Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Level Bintang 4 di acara Puncak Top Business Top BUMD Award 2021.

Bupati Cianjur, Herman Suherman dan Direktur Utama Perumdam Tirtamukti Cianjur, Budi Karyawan, menghadiri penyerahan penghargaan yang berlangsung di Hotel Raffles Dian Ballroom Jakarta pada Jumat (10/9/2021).

Acara tersebut diselenggarakan oleh Majalah Top Business yang bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan beberapa lembaga, asosiasi, dan konsultan bisnis.

Tujuannya untuk mendukung program dan kebijakan pemerintah pusat dan daerah, untuk mempercepat peningkatan kinerja BUMD dan pembangunan perekonomian di daerah.

Direktur Utama Perumdam Tirtamukti Cianjur, Budi Karyawan mengatakan, ada beberapa BUMD di seluruh Indonesia yang mendapat penghargaan Top Business Award. Salah satunya Perumdam atau PDAM Cianjur.

“Ada beberapa BUMD di Jabar diantaranya Bekasi, Garut dan Cianjur serta beberapa rumah sakit umum daerah (RSUD) dan BPR. Untuk PDAM Cianjur, Pak Bupati sebagai pembina PDAM juga mendapat apresiasi yang bersangkutan karena konsisten terhadap perkembangan PDAM,” ujarnya kepada wartawan, Senin (13/9/2021).

Budi menjelaskan, pihak pemberi penghargaan terus menerus mengikuti program Perumdam Tirta Mukti Cianjur. Seperti kekonsistenan bupati memberikan penyertaan modal hingga bisa menambah cakupan pelayanan 100 persen lebih dari sebelumnya.

“Itu barangkali yang menjadi apresiasi panitia hingga beliau mendapat penghargaan. Kedua bahwa PDAM Cianjur adalah satu-satunya PDAM yang menggratiskan pelanggan untuk pemasangan sambungan baru,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, kepuasan pelanggan Perumdam Tirtamukti Cianjur itu adanya di langit ketujuh, tetapi pihaknya terus berusaha untuk memuaskan semua pelanggan. Budi juga mengimbau para pelanggan PDAM agar menyediakan bak cadangan.

“Tentunya kami akui bahwa ada pelanggan PDAM pada jam jam puncak tidak terima air. Makannya saya selalu konsisten memberikan informasi bahwa sehubungan dengan pemasangan itu gratis, maka yang menjadi pelanggan PDAM harus mempunyai bak cadangan. Baik itu torn maupun bak mandi yang cukup untuk melayani di saat bak mandi tidak mengalir 24 jam,” tambahnya.

Pengaliran PDAM itu dengan sistem grafitasi, di mana jika daerah atas terus memakai pada jam puncak, maka daerah atas itu kosong.

“Makannya perlu ada cadangan dulu sebelum air itu normal. Untuk keluhan keluhan, pelanggan juga boleh mengadukan keluhannya dengan mencantumkan nama, nomor pelanggan dan alamat yang jelas,” ungkapnya.(afs/rez)

Berikan Komentar Kalian

Back to top button