Today

PMI Wanita Tanpa Identitas Meninggal Dunia di Jeddah Saudi Arabia

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Seorang wanita asal Indonesia yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jeddah Saudi Arabia, pada Kamis (20/1/2021) sekitar pukul 07.00 waktu Jeddah, dikabarkan meninggal dunia di rumah kostnya.

Informasi tersebut diketahui setelah Tim Gerak Cepat Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jeddah yang lajim disebut Tiger-C, datang ke lokasi tempat meninggal dunianya PMI tersebut. Namun ternyata, PMI yang meninggal dunia itu, tidak memiliki kartu identis apapun alias bodong.

Kominpo SBMI Jeddah, ketika dihubungi melalui WhatsApp (WA), Roland Kamal (50) menjelaskan, mengetahui salah seorang wanita asal Indonesia sebagai PMI meninggal dunia di rumah kosnya berdasarkan informasi dari teman dekat almarhumah yang juga bekerja sebagai PMI. Ia menyampaikan, bahwa di wilayah Rabwah Distrik Kota Jeddah, ada salah seorang PMI yang meninggal dunia di rumahnya.

“Namun setelah dilakukan investigasi oleh dua orang anggota Tiger-C, Herland Maulana dan Andre Kurniawan ke tempat kejadian, nyatanya PMI yang meninggal dunia tersebut tidak memiliki kartu identitas apapun, baik berupa igomah, paspor, maupun kartu identitas lainnya,” ujar Roland kepada Cianjur Today, Kamis (21/1/2021).

Roland mengaku, hal tersebut tentu saja menyulitkan pihaknya untuk melapor pada KJRI Jeddah. Karena untuk mengurus pemakaman jenazah, perlu ada identitas terutama di saat pandemi Covid-19 ini.

“Supaya proses pemakaman maupun administrasi kenegaraan lebih lancar, maka foto jasad almarhumah PMI dipasang dan diposting di beberapa media sosial. Ternyata tadi sore, ada pihak keluarga yang mengakuinya. PMI tersebut merupakan warga Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,” paparnya.

Ketua DPLN SBMI Jeddah, Suib Darwanto menambahkan, dengan adanya PMI yang meninggal dunia tanpa identitas pihaknya merasa prihatin. Karena untuk melakukan proses apapun cukup sulit termasuk proses pemakaman jenazah.

Menurutnya, di masa pandemi Covid-19, KJR Jeddah akan memakamkan jenazah dengan sangat hati-hati, karena harus ada izin bebas Covid-19 dari tim dokter setempat.

“Dengan adanya itu, kepada pihak keluarga almarhumah, mohon secepatnya membuat tanda bukti bahwa almarhumah PMI yang meninggal dunia di Jeddah, itu benar sebagai keluarga. Sehingga proses pemakaman ataupun pemulangan jenazah bisa segera dilakukan,” pungkasnya.(asi/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker