Today

Polisi Tangkap 10 Bandar Narkoba di Cianjur

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Satuan Reserse Narkoba Polres Cianjur berhasil menangkap 10 bandar narkoba yang berkeliaran di sekitaran wilayah Cianjur. Penangkapan bandar narkoba tersebut dilakukan dalam satu minggu terakhir. Para pelaku rata-rata menjadi bandar narkoba selama dua sampai tiga bulan.

Para bandar narkoba tersebut adalah Iwan Hermawandi, Rudiansyah, Dzikri, Rahman, Wisnu Asep Andri, Hasim, Ramdan Soleh, Alex dan Andi.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya akan bertindak tegas terhadap oknum yang mencoba-coba mengedarkan narkoba di wilayah Cianjur.

“Polres Cianjur khususnya Satuan Narkoba akan serius menindak tegas para bandar narkoba yang mencoba-coba untuk mengedarkan sabu-sabu ataupun barang-barang yang terlarang lainnya di Cianjur,” tuturnya saat konferensi pers di Mapolres Cianjur, Selasa (15/10/2019).

Polres Cianjur berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sabu, tablet hexymer, tablet tramadol, dan paket ganja. Dalam hal ini Polres Cianjur mengenakan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Memiliki Jaringan di Berbagai Kota

Para bandar narkoba yang tertangkap tersebut diduga memiliki jaringan di sejumlah wilayah yaitu Bogor. Jakarta, Sukabumi, dan Cianjur. Selain itu, juang mengatakan bahwa 10 bandar tersebut saling mengenal.

“Kalau masalah jaringan kita kembangkan dengan jaringan arah Jakarta Bogor, Jakarta Sukabumi Cianjur, jaringan lokal. Usut punya usut mereka saling kenal dan mencoba untuk mengganggu Kamtibmas di wilayah Cianjur makanya kita tangkap di masing-masing titik wilayah Cianjur,” ujarnya.

Para tersangka diperlihatkan saat konferensi pers di Mapolres Cianjur

Para bandar yang rata-rata masih baru mengedarkan ini mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari orang tak dikenal yang berada di Jakarta. “Informasi pengakuannya dia dari seseorang yang tidak dikenal di Jakarta,” ungkapnya.

Salah seorang istri dari seorang bandar mengungkapkan bahwa ia tidak tahu kalau suaminya bekerja sebagai bandar narkoba. Wanita yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan suaminya hanya mengaku bekerja.

“Tidak tahu (bekerja sebagai bandar), dia bilangnya kerja,” tuturnya saat ditanya Kapolres Cianjur.

Selain itu, salah seorang adik yang tidak disebutkan namanya dari seorang bandar mengungkapkan, ia hanya tahu kakaknya adalah seorang mahasiswa.

“Enggak tahu (bekerja sebagai bandar). Saya tahunya dia mahasiswa,” tandasnya.(ct1)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami