CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Polres Cianjur membuka posko pengaduan bagi korban dugaan penipuan arisan atau paket Lebaran di Cianjur untuk melapor. Polisi juga memasang garis polisi di rumah HA alias AN (46), bos arisan atau paket Lebaran di Kampung Tipar, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur untuk mengantisipasi penjarahan.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto, mengatakan pihaknya sedang menangani kasus dugaan investasi bodong tersebut. Korbannya merupakan masyarakat dari Cianjur, Sukabumi, dan Bandung Barat. Para anggota dijanjikan berbagai barang mewah, kendaraan, dan paket Lebaran.

“Mereka (korban) dijanjiin akan mendapat seekor kambing, motor, sapi, bahkan sebuah mobil. Ternyata setelah jatuh tempo pembayaran, mereka tidak mendapat barangnya,” kata Juang dalam siaran langsung di televisi, Sabtu (1/8/2020).

Ia menuturkan, korban dugaan penipuan arisan atau paket Lebaran yang merasa dirugikan menurut informasi mencapai ratusan, bahkan mungkin bisa mencapai ribuan orang. Namun, yang terdata di Polres Cianjur baru ada 15 orang. Sebagian masyarakat yang menjadi korban belum melapor ke posko yang sediakan.

“Sebagian korban masih menunggu dan berharap mendapatkan paket atau uangnya kembali, jadi masih menunggu mungkin hingga besok,” kata Juang.

Belum Jadi Tersangka

Halaman Selanjutnya: 1 2