Today

PPDB Kabupaten Cianjur Dibuka Mulai Juni 2021

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kabupaten Cianjur akan segera dibuka mulai pada pertengahan Juni 2021 mendatang. Hal tersebut menjadi PPDB kedua di tengah masa pandemi Covid-19.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, Himam Haris menjelaskan, untuk mencegah penyebaran Covid-19, maka pelaksanaan PPDB Kabupaten Cianjur akan digelar secara daring atau online.

Namun demikian, lanjutnya, Disdikbud juga meminta sekolah tetap melayani pendaftaran secara langsung di sekolah atau offline. Pasalnya, tidak semua sekolah di daerahnya dapat mengakses jaringan Internet seperti di wilayah pedalaman.

“Tingkat SMP dan SMA sudah ada yang mulai online, ada juga yang offline,” ujar Himam kepada Cianjur Today, Kamis (26/5/2021).

Setiap sekolah, lanjut Himam, masih diarahkan untuk penerimaan siswa baru dengan menggunakan sistem zonasi. Kabupaten Cianjur pun telah mendapatkan kuota pembagian jalur PPDB dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar).

“Kami arahkan masih menggunakan zonasi. Untuk zonasi wilayah 50 persen, affirmasi 20 persen, dan prestasi 30 persen. Itu arahan dari Pemprov Jabar untuk pemerataan penerimaan siswa baru,” jelas Himam.

Selain itu, ia berharap, melalui sistem zonasi, bisa tercipta atmosfer pemerataan siswa di lingkungan pendidikan. Himam menyebut, hal ini pun menjadi harapan Bupati Cianjur, Herman Suherman.

“Jangan sampai ada yang hanya tertuju di satu sekolah tertentu saja, baik di utara, selatan, dan tengah. Semua berkesempatan mendapatkan siswa yang sama,” kata Himam.

Orang tua siswa, Nenden (41) mengaku, kadang kebingungan karena siswa dengan kemampuan yang kurang bisa masuk ke sekolah favorit.

“Kadang pusing, malah anak yang kemampuan kognitifnya kurang bisa masuk sekolah yang dianggap bagus,” jelas dia.

Walhasil, ia memilih mendaftarkan anaknya melalui jalur affirmasi atau prestasi. Sehingga, ia bisa menyekolahkan anaknya di sekolah yang diinginkan.

“Akhirnya anak saya yang mau masuk ke SMP lebih memilih jalur pretasi atau affirmasi. Agar bisa masuk ke sekolah yang diinginkan walau zonasi juga tetap masuk, tapi yang lebih dekat dengan sekolah, kesempatannya lebih tinggi,” tandas Himam.(afs/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button