Today

PPKM Darurat Diperpanjang, Satgas Targetkan Penurunan Kasus Covid-19 di Cianjur

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat resmi diperpanjang hingga 31 Juli 2021 termasuk di Cianjur. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Cianjur pun perlu merencanakan penanganan yang lebih baik.

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur dr Yusman Faisal menjelaskan, pada PPKM Darurat pertama targetnya memang menurunkan mobilitas masyarakat.

“Untuk perpanjangan ini, kita juga tambah targetnya dengan penurunan kasus,” kata dia kepada Cianjur Today, Sabtu (17/7/2021).

Yusman menilai, pihaknya menyiapkan dua rencana dalam PPKM Darurat di Cianjur yang diperpanjang hingga 31 Juli 2021. Pertama, yaitu menambah ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit.

“Kedua, kita menyiapkan satgas yang fokus dalam pengadaan oksigen,” jelas Yusman.

Sejak awal PPKM Darurat diberlakukan, mobilitas masyarakat di Cianjur sempat turun. Terbukti dengan berubahnya Cianjur menjadi zona kuning.

“Kemudian, sekarang tinggi lagi mobilitasnya, akhirnya kembali lagi ke zona oranye,” ungkap Yusman.

Sementara, lanjut dia, untuk penyekatan yang masih terfokus di Ring 1 dan kecamatan kasus tinggi, kini akan diperluas di seluruh kecamatan.

“Kasus Covid-19 minggu ini naik hampir 700 kasus, lebih rendah dari minggu sebelumnya yang hampir 800 kasus. Bahkan, dibandingkan sebelum PPKM Darurat, jumlah kasus terbilang menurun,” kata dia.

Ratusan Kendaraan Terjaring di Penyekatan Perbatasan Cianjur Bogor

Sementara itu penyekatan di perbatasan Bogor – Cianjur, sebanyak 363 kendaraan berhasil terjaring petugas gabungan di, Sabtu (17/7/2021).

Kegiatan penyekatan PPKM Darurat tersebut sudah dimulai sejak pukul 08.00 Wib sampai dengan pukul 16.00 Wib. Pelaksanaan penyekatan PPKM Darurat ini akan terus dilaksanakan hingga malam.

“Hari ini jumlah roda dua yang diperiksa ada 151 dan roda empat ada 212. Total yang terjaring di hari ke PPKM Darurat ada 363 dan yang diputarbalikan sebanyak 174 kendaraan,” kata seorang petugas di Pos Seger Alam.

Ia mengungkapkan, sasaran penyekatan PPKM Darurat di perbatasan Cianjur – Bogor ini adalah warga dari luar Cianjur yang melintas dan tidak membawa surat bebas Covid-19.

“Sanksi yang diberikan kepada pelanggar berupa diputar balik,” jelasnya.

Ia menuturkan, dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini, turut melibatkan petugas gabungan dari TNI/Polri, Satpol-PP, Dishub, Retana, dan Linmas.

“Semua kegiatan berjalan aman dan tertib. Kami terus mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar tetap memperhatikan protokol kesehatan 5M dengan ketat,” tutupnya.(afs/ren/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button