Today

PPKM Darurat Diperpanjang, Sektor Pariwisata Cianjur Bakal Makin Terpuruk

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Selama pandemi Covid-19, para pelaku usaha di sektor pariwisata Cianjur mendapatkan imbas cukup dahsyat. Kini, setelah adanya aturan PPKM Darurat dan kemudian diperpanjang hingga akhir Juli, membuat kondisi mereka semakin terpuruk.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Nano Indrapraja menegaskan, meskipun PPKM Darurat penting untuk menekan penularan Covid-19, namun kesejahteraan pelaku udah tidak boleh diabaikan pemerintah.

“Pemerintah harus betul-betul memastikan, bahwa warga dan pelaku usaha khususnya di sektor pariwisata di Cianjur dapat diperhatikan dengan baik,” ujar Nano kepada Cianjur Today, Selasa (20/7/2021).

Menurutnya, mereka yang bekerja di sektor non-esensial, tidak bisa bekerja dan usaha, karena serba dibatasi. Untuk itu, lanjutnya, bansos harus disalurkan secara tepat sasaran.

“Mana bansos untuk teman-teman kami di Pariwisata? Bantu teman-teman di Pariwisata,” ucap dia.

Ia menegaskan, agar pemerintah memperhatikan kelangsungan hidup pelaku Pariwisata yang terdampak.

“Para pelaku usaha hotel dan restoran hanya mendapatkan tingkat hunian 10 persen pun sudah untung. Kita hancur banget,” imbuhnya.

Senada, Accounting Manager Yasmin Hotel, Indara Saputra mengatakan, terkait diperpanjangnya PPKM Darurat, membuat sektor usaha makin sulit untuk bangkit.

“Kalau memang PPKM Darurat diperpanjang, dari aspek ekonomi sangat menyulitkan kami. Apalagi tidak ada bantuan sama sekali,” ujarnya.

Menurutnya, mungkin pertimbangannya dari aspek kesehatan, makanya diperpanjang kembali, tapi kalau dibilang efektif setidaknya belum pasti.

“Kalau mau diperpanjang lagi, bantu kami semenjak PPKM Darurat ini berlangsung. Karena untuk tingkat hunian pun 0 persen, tidak ada sama sekali,” tandasnya.(ren/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button