Today

Prank Ojol Ramai, DOC: Semoga Tidak Ada Youtuber Seperti Itu di Cianjur

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Belakangan ini tengah marak video prank atau jahil dari para Youtuber terhadap driver ojek online (ojol) dengan cara membatalkan atau meng-cancel pesanan lalu memberikan uang kepada ojol. Namun, banyak yang tidak tahu, dari prank yang dilakukan para youtuber, ternyata ada efek yang cukup merugikan bagi driver ojol.

Ketua Driver Ojol Cianjur (DOC) mengatakan, driver ojol sangat menorak keras mengenai maraknya youtuber yang membuat konten tidak bermanfaat demi kepopuleran.

“Menurut saya dari ojol itu sendiri sangat menolak keras tentang beredarnya youtuber yang membuat konten yang tidak bermanfaat demi kepopuleran dan adsense,” katanya saat diwawancara, Minggu (01/12/2019).

Bahkan, Deni menuturkan, para youtuber di Indonesia tidak membuat konten-konten yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, Deni mengatakan, para youtuber menjual rasa kasihan ojol oleh customer.

“Mereka menjual atau memamerkan dalam artian menjual kasihan kami oleh customer. Youtuber kebanyakan di Indonesia tidak menghasilkan konten-konten yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Deni menyebut, efek dari pesanan atau orderan ojol yang dibatalkan atau dicancel itu sangat berpengaruh. Sebab, ojol tidak memiliki modal untuk membeli barang permintaan customer, khususnya barang dengan harga tertentu.

Efek dari orderan di-cancel itu sangat berpengaruh besar bagi kami karena dalam pembelian dari angka Rp500 ribu sampai dengan Rp1 juta itu kami tidak mempunyai modal untuk membelinya,” ucapnya.

Namun, lanjut Deni, para driver ojol patungan untuk membeli barang yang ingin dipesan pelanggan. Maka dari itu, prank seperti yang ditayangkan di YouTube belakangan ini sangat merugikan ojol.

“Akan tetapi kami dari rekan-rekan ojol kalau ada orderan seperti itu kami patungan meminjam uang satu sama lain. Kejadian (prank) seperti itu kami sangat dirugikan, kan berjibaku dengan jalanan dari pagi hari sampai malam pendapatan kami tidak sampai segitu,” jelasnya.

Deni pun berharap, di Cianjur sendiri tidak ada Youtuber yang membuat konten-konten prank yang merugikan ojol. “Semoga di Cianjur tidak ada Youtuber seperti itu.” tandasnya.(afs)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker