Trending

Prihatin Nasib Ibu Trimah, Crazy Rich Malang Langsung Meluncur ke Griya Lansia

CIANJURTODAY.COM, Malang – Prihatin dengan nasib Ibu Trimah yang ditelantarkan anak-anaknya, membuat pasangan Crazy Rich Malang, Juragan 99 dan Shandy Purnamasari mendatangi panti jompo Griya Lansia.

Diketahui, panti jompo yang ditempati Ibu Trimah saat ini berada bernama Yayasan Griya Lansia Husnul Khatimah Malang.

Saat menemui Ibu Trimah, pasangan Crazy Rich Malang merasa sangat sedih, karena mengetahui Ibu Trimah telah mengidap stroke sejak tahun lalu dan sudah lama tidak dikunjungi oleh anak-anaknya.

Bahkan, Ibu Trimah datang ke Griya Lansia dengan hanya membawa satu tas yang berisikan pakaian seadanya.

Namun, tak ingin lama bersedih, Juragan 99 dan Shandy Purnamasari pun langsung membawa ibu Trimah untuk berbelanja perlengkapan sehari-harinya.

“Misi kita hari ini nyenengin Ibu Trimah done! Semoga anak-anaknya senyum liat ibunya hari ini. Ibu yang udah ga bisa jalan lagi karena stroke setahunan ini. Ibu yang sama sekali tidak benci dan dendam, bahkan selalu mendoakan anak-anaknya supaya sadar dan kembali sayang sama ibu lagi,” ujar Shandy mengutip akun Instagramnya, Senin (1/11/2021).

Selain itu, Crazy Rich Malang itu pun membelikan perhiasan emas dan uang tunai sebesar Rp100 juta rupiah.

“Tadi kita ajakin ke toko emas buat beli perhiasan dan uang Rp100 juta. Lengkap dengan sembako untuk panti jompo yang merawat ibu. Semoga tidak ada lagi Ibu-ibu Trimah yang lain,” lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, kisah seorang ibu di Magelang mendadak viral, karena telah ditelantarkan dan dikirim anak-anak kandungnya ke panti jompo.

Peristiwa yang terjadi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah tersebut diketahui menimpa Ibu Trimah yang kini sudah berusia 63 tahun.

Ia diserahkan langsung ketiga orang anaknya ke Griya Lansia Husnul Khatimah, Malang.

Ketua Yayasan Griya Lansia Husnul Khatimah, Arief Camra mengatakan, ketiga anak Trimah mengaku sibuk, sehingga tidak dapat mengurus Trimah.

Mereka tinggal di Jakarta, Bogor, dan Pekalongan, sehingga tidak dapat mengurus Trimah yang tinggal sebatang kara di Magelang. Salah seorang anak ingin merawat Trimah, tapi tidak disetujui oleh suaminya.

“Jadi tiga anaknya itu (tinggal) berjauhan. Di Jakarta, Bogor, dan Pekalongan. Ibunya itu terlunta-lunta di rumah sendirian,” ujar Arief mengutip Suara.Com, Minggu (31/10/2021).

Dalam surat pernyataan kepada Yayasan Griya Lansia Husnul Khatimah, ketiga anak Ibu Trimah memberikan alasan tidak sanggup mengurus ibu mereka.

Bahkan, ketiganya membubuhkan tanda tangan sebagai persetujuan untuk menyerahkan seluruh perawatan Trimah kepada yayasan.

“Bersepakat untuk menyerahkan perawatan orang tua kami kepada Griya Lansia Husnul Khatimah Malang, dikarenakan kesibukan kami masing-masing,” tulis anak-anak Trimah pada surat pernyataan.

Dalam surat peryataan bermaterai tersebut, anak-anak Trimah juga menyerahkan tanggung jawab proses pemakaman ibu mereka kepada Yayasan Husnul Khatimah.

“Asli (surat penyataan). Saya masih punya dokumen yang asli. Tapi saya keberatan kalau diminta nama atau alamatnya. Meskipun anaknya ‘kurang ajar’, tetap kami lindungi (identitasnya),” ujar Arief.

Yayasan Khusnul Khatimah yang beralamat di Malang, Jawa Timur khusus merawat lansia telantar. Meski masih memiliki anak-anak, Trimah termasuk lansia yang ditelantarkan.

“Iya sama saja nanti jatuhnya telantar. Telantar karena memang sengaja ditelantarkan oleh anaknya,” papar Arief.(sis)

Berikan Komentar Kalian

Back to top button