Update Covid-19

PSBB Cianjur Lebih Pilih Cara Pendekatan Ketimbang Sanksi

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bersiap memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) parsial. Namun tidak ada sanksi bagi yang melanggar. Pendekatan secara kemanusiaan lebih dipilih saat penerapan PSBB.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto, menyebut, dirinya tak setuju jika masyarakat disanksi. Ia pun memilih pendekatan secara kemanusiaan kepada masyarakat.

“Kalau sanksi tadi saya tidak setuju, saya tetap mengimbau tapi bareng-bareng. Kita gotong royong dan bersatu, boleh kabupaten lain sendiri-sendiri tapi saya gak mau. Saya tidak mau kalau disanksi, kita pendekatan secara kemanusiaan.” tuturnya kepada wartawan di Pendopo Cianjur, Jumat (01/05/2020).

Menanggapi banyaknya pengendara dari zona merah yang lolos masuk ke Kabupaten Cianjur. Kapolres menyebut akan memperketat penjagaan demi menyukseskan PSBB parsial tersebut.

“Kalau PSBB ini ada akan diperketat. Saya sudah dibantu brimob, tentara, tambah banyak kita berarti. 24 jam jalur tikus ditutup, yang menutup ormas apa lah gitu. Masyarakat kita, ya ditutup karena 14 hari harus berhasil,” ujar dia.

Kapolres pun mengungkapkan bahwa Kabupaten Cianjur merupakan daerah yang yang terendah dalan dampak Covid-19. “Di Cianjur bisa ditanya Danyon Brimob itu, yang paling bagus di sini, paling tertib paling bisa diatur,” ucap dia.

Selain itu, Kapolres pun mengungkapkan selama 14 hari PSBB, jangan sampai tidak berhasil. “Jangan sampai 14 hari gak berhasil, takut kita. Kalau 14 hari ini gak berhasil masyarakat makin kebingungan,” jelas dia.(afs/rez)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks