Today

Puluhan Sopir Elf Cianjur Selatan Mogok Massal, Penumpang di Terminal Pasirhayam Terlantar

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Puluhan sopir mobil elf jurusan Cianjur selatan melakukan aksi mogok massal dan enggan membawa penumpang, sejak Sabtu (3/4/2021). Akibatnya, banyak penumpang di Terminal Pasirhayam, Kecamatan Cilaku yang akan menuju Cianjur selatan maupun sebaliknya, menjadi terlantar.

Diketahui, aksi mogok tersebut merupakan buntut protes yang dilakukan sejumlah sopir mobil elf terhadap travel gelap yang kerap beroperasi membawa penumpang menuju arah Cianjur selatan.

Secara otomatis, kondisi tersebut membuat pendapatan sejumlah pengemudi sopir elf turun drastis, karena mayoritas penumpang lebih memilih menggunakan kendaraan travel gelap yang makin banyak beroperasi.

Salah seorang warga Desa Purabaya Kecamatan Leles, Lilis (28) mengaku, tidak mengetahui sama sekali informasi akan adanya aksi mogok massal yang dilakukan sejumlah pengemudi bus dan mobil elf jurusan Cianjur-Leles.

“Saya gak tahu akan ada aksi mogok sopir bus jurusan kampung saya. Tahunya udah di terminal, itu juga dikasih tahu pedagang asongan,” ujar Lilis kepada Cianjur Today, Minggu (4/4/2021).

Lilis yang hendak pulang pun hanya bisa pasrah dan mengurungkan niat untuk mudik ke kampung halamannya.

“Saya sudah empat hari di Cianjur, rencananya hari ini mau pulang, tapi karena gak ada bus terpaksa dibatalkan,” bebernya.

Terpisah, Kepala UPTD Terminal Pasirhayam Cilaku, Bambang mengatakan, pihaknya telah mengetahui akan ada aksi dari sejumlah pengemudi bus jurusan Cianjur selatan pada malam hari. Akan tetapi, kebanyakan informasi yang datang masih simpang siur dan tidak jelas.

“Semalam sekitar pukul 21.00 Wib ada informasi lewat WhatsApp, akan ada aksi mogok yang dilakukan para pengemudi bus trayek Cianjur selatan. Tapi informasinya masih diragukan kebenarannya,” tuturnya.

Bambang menambahkan, hal tersebut terjadi akibat adanya persaingan antara bus jurusan Cianjur selatan dengan para pengemudi yang diduga travel gelap. Pihaknya pun sudah berusaha menyelesaikan masalah tersebut dengan menyarankan perbaikan fasilitas dan pelayanan bagi sopir elf trayek Cianjur selatan.

“Kami kan sudah kasih tahu, kalau gak mau penumpang beralih ke kendaraan lain, coba diperbaiki fasilitas serta pelayanannya. Karena sekarang zamannya sudah berbeda,” ungkapnya.

Selain itu, menurutnya, ada kriteria sendiri bagi kendaraan agar mampu membawa penumpang seperti angkutan umum.

“Jadi jenis kendaraan itu bisa saja rental dan kami tidak bisa ditindak. Tetapi kalau kendaraan tersebut tidak punya izin operasi, akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku dalam Undang-Undang,” pungkasnya.(afs/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button