Today

PWI Cianjur Minta Aktivitas Jumpa Pers Tidak Dilakukan Selama Pandemi Covid-19

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur meminta agar seluruh lembaga yang kerap menjadi narasumber wartawan untuk menghindari jumpa pers. Sebab, jumpa pers dinilai dapat menjadi sumber kerumunan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua PWI Cianjur, Mohamad Ihsan. Ia menyarankan semua dinas, termasuk kejaksaan, pengadilan negeri, Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menghindari jumpa pers.

“Lebih baik lewat daring atau membuat pers rilis atau wawancara melalui sambungan telepon saja,” tuturnya di Pendopo Cianjur.

Bahkan, ia mengatakan jumpa pers bisa menggunakan layanan video call. Teknisnya, wartawan berkumpul di PWI lalu disambungkan melalui Internet.

“Bisa juga pihak Polres atau Pemda langsung live streaming, karena saat ini Cianjur sudah menunjukkan kenaikan kasus Covid-19,” kata dia.

Maka dari itu, ia berpesan kepada seluruh wartawan di Cianjur untuk waspada terhadap penyebaran Covid-19. Ia menilai, besar kemungkinan wartawan bisa terpapar Covid-19

“Karena wartawan itu kegiatannya wawancara, walau ada tempat-tempat yang perlu dihindari. Tapi setidaknya mereka sering bertemu dan berinteraksi dengan narasumber kan itu mengkhawatirkan,” jelas dia.

Oleh sebab itu, lanjutnya, PWI Cianjur mewajibkan wartawan untuk menjalani rapid test. Saat ini sudah ada sekitar 30 wartawan yang telah rapid test dan semuanya non-reaktif.

“Bagi yang belum tes harap mengikuti rapid test agar bisa mengantisipasi. Kalau memang reaktif artinya dia langsung isolasi mandiri saja di rumah,” kata dia.

PWI Cianjur pun selalu mengingatkan para wartawan untuk tetap hati-hati, termasuk menerapkan 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

“Apalagi sekarang pesantren sudah ada 35 orang yang terkonfirmasi,” ucapnya.

Ihsan pun mengungkapkan, rapid test yang dilakukan wartawan adalah persyaratan untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dalam waktu dekat ini akan terselenggara.(afs/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami