Today

Ratusan Warga Desa Cimacan Antusias Ikut Vaksinasi Pfizer Tahap Satu

CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Ratusan warga Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur mengikuti vaksinasi jenis Pfizer tahap satu di Aula Desa Cimacan, Sabtu (16/10/2021).

Kepala Puskesmas Cipanas, Dewi Ratih mengatakan, target 5.000 vaksinasi di Puskesmas Cipanas sebenarnya sudah terpenuhi, yakni mencapai 5.251 untuk 10 hari.

“Tapi hari ini, karena memang ada permintaan dan kebetulan ada kiriman vaksin jenis Pfizer sebanyak 1.100 dosis, maka kami sasar seluruh warga di Desa Cimacan,” ujarnya kepada Cianjur Today, Sabtu (16/10/2021).

Menurutnya, 1.100 vaksin Pfizer ini memang harus habis hingga 20 atau 22 Oktober. Mengingat, masa kedaluwarsa vaksin hanya sampai 25 Oktober 2021.

“Vaksin harus segera digunakan dan kebetulan warga Desa Cimacan sangat antusias mengikuti vaksinasi dosis satu ini,” kata dia.

VAKSINASI: Ratusan warga Desa Cimacan mengikuti vaksinasi Pfizer tahap satu. (Foto: Rendi Irawan/cianjurtoday.com)

Menurutnya, saat ini kuotanya sebetulnya hanya 500 vaksin. Namun jika melebihi, maka vaksinasi akan tetap diberikan.

Selain itu, lanjutnya, vaksin jenis Pfizer ini memang pertama kali di wilayah Puskesmas Cipanas. Karena, sejak awal lebih banyak menerima distribusi vaksin jenis Sinovac.

“Vaksin Sinovac dan Pfizer itu sama saja, tidak ada perbedaan. Hanya memang, untuk vaksin Pfizer ini agak sedikit manja, karena tidak boleh dikocok kemudian cara menyuntikkanya harus dioplos dengan vaksin lain,” terangnya.

Ia menuturkan, untuk vaksin Sinovac, sebelum digunakan itu harus dikocok terlebih dahulu dan tidak dioplos atau langsung disuntikan.

“Namun pada dasarnya semua vaksin memiliki manfaat yang sama, yaitu untuk membentuk imun tubuh agar bisa terhindar dari Covid-19,” paparnya.

Senada, Kepala Desa Cimacan, Deden Ismail menuturkan, hari ini sesuai jadwal, Desa Cimacan menggelar kegiatan vaksinasi jenis Pfizer tahap satu untuk kuota 500 orang.

“500 vaksin tahap satu untuk warga ini berbeda dengan dengan sebelumnya yang biasa vaksin Sinovac. Karena saat ini kami menggunakan vaksin jenis Pfizer,” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini antusias warga untuk bervaksin memang sangat tinggi. Berbeda dengan awal-awal adanya vaksin, warga susah untuk diajak vaksinasi, karena terpengaruh berita bohong soal vaksin itu berbahaya.

“Alhamdulillah, sekarang warga sudah mulai antusias. Saat ini, sudah 30 persen warga Cimacan tervaksin dan mudah-mudahan bisa segera mencapai target 70 persen,” tutupnya. (ren/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker