Today

Rawan Kecelakaan, Jalan di Sepanjang Jembatan Cisokan Sukaluyu Rusak dan Bergelombang

CIANJURTODAY.COM, Ciranjang – Kerusakan jalan di sepanjang jembatan Cisokan yang menghubungkan Kecamatan Ciranjang dan Sukaluyu dikeluhkan para pengendara. Pasalnya, kondisi jalan berlubang dan tidak rata dapat menjadi penyebab kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Ketua RT Kampung Bedengsari RT 04 /RW 06, Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu, Nahendra Rezmana (39) mengungkapkan, jalan di jembatan Cisokan itu memang sudah lama rusak.

“Jalan rusak itu memang sangat mengganggu, apalagi bagi kendaraan beroda dua. Banyak lubang dan jalanan tidak merata, sudah banyak pengendara yang jatuh jadi korban kecelakaan,” ungkapnya kepada Cianjur Today, Sabtu (27/2/2021).

RUSAK: Jalan di sepanjang jembatan Cisokan yang menghubungkan Kecamatan Ciranjang dan Sukaluyu rusak dan bergelombang. (Foto: Riski Maulana/cianjurtoday.com)

Hendra mengungkapkan, sampai saat ini untuk kecelakaan fatal belum pernah terjadi, tetapi banyak sekali laporan pengendara yang jatuh di lokasi tersebut.

“Alhamdulillah kalau terjadi kecelakaan yang fatal itu belum pernah ada, tapi kalau jatuh tergelincir ke lubang itu sangat sering terjadi,” tuturnya.

Menurut Hendra, kondisi paling membahayakan itu adalah pada saat malam hari, dikarenakan tidak ada penerangan jalan di sepanjang jembatan tersebut.

“Betul, kalau malam hari itu tidak ada penerangan di sepanjang jembatan. Jadi jalan berlubang itu tidak kelihatan dan bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan fatal,” ujarnya.

Ia berharap, pemerintah khususnya pada dinas terkait agar bisa secepatnya ditangani perbaikan jalan dan juga PJU-nya.

“Kalaupun ada laporan atau melihat jalan yang berlubang di Jalan Raya Propinsi, saya berharap dapat segera ditanggapi dan direspon sesegera mungkin, agar potensi kecelakaan bisa diminimalisir,” terangnya.

Hal senada diungkapkan juga oleh salah seorang pengendara, Putri Permatasari (19). Menurutnya, kondisi jalan di Jembatan Cisokan memang sangat mengkhawatirkan, karena jalan berlubang dengan kontur bergelombang.

“Jelas itu sangat membahayakan pengendara, apalagi jika ada pengendara yang kurang teliti atau tidak mengetahui bahwa jalan tersebut berlubang, bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan,” jelasnya.

Putri mengatakan, pada malam hari di lokasi tersebut sangat minim penerangan, itu sangat berbahaya karena lubang tidak terlihat sama sekali.

“Memang di jembatan tersebut tidak ada penerangan dan hanya bergantung dari kapasitas cahaya kendaraannya sendiri saja. Kalau kendaraan tersebut tidak ada penerangan, maka itu cukup berbahaya. Mudah-mudahan pemerintah setempat bisa segera melakukan perbaikan,” tandasnya.(ct9/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker