Today

RSUD Cimacan Gelar Vaksinasi Dosis Ketiga bagi Para Nakes

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – RSUD Cimacan menggelar vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster bagi para tenaga kesehatan (nakes), Senin (9/8/2021).

Hal tersebut mengawali wacana tambahan dosis vaksin untuk mencegah paparan virus Corona, terutama di kalangan tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam menghadapi Covid-19.

Direktur Utama RSUD Cimacan, dr Juliana mengatakan, pihaknya sudah menjadwalkan semua nakes agar bisa mendapatkan vaksin dosis ketiga tersebut.

“Semua nakes sudah kita jadwalkan, karena saat ini masih ada sisa vaksin dosis kedua yang akan diberikan kepada masyarakat,” ujarnya kepada Cianjur Today, Senin (9/8/2021).

Namun demikian, lanjutnya, pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga ini akan disesuaikan dengan jadwal kerja para nakes. Sehingga, tidak menganggu pelayanan pada masyarakat dan ada waktu untuk beristirahat usai menjalani vaksinasi.

“Jadi mungkin hari ini kita nggak banyak nakes yang divaksin, karena harus menyesuaikan dengan jadwal kerja dan para nakes harus istirahat setelah divaksin,” imbuhnya.

Ia mengatakan, pada hari ini, pihaknya baru bisa memberikan vaksin Covid-19 dosis ketiga kepada 28 nakes di RSUD Cimacan. Selanjutnya, akan ada nakes-nakes lain yang menerima vaksin.

“Semua nakes akan dilakukan vaksinasi dosis ketiga, kecuali memang tiga bulan sebelumnya sudah terpapar. Kalau sudah terpapar, kami akan undur waktunya,” jelasnya.

Juliana menjelaskan, vaksinasi Covid-19 dosis ketiga bersifat booster atau peningkat imunitas. Terlebih, nakes kerap bertemu banyak pasien dan rentan terpapar..

“Dosis ketiga ini sifatnya booster untuk meningkatkan imun dan memperkuat antibodi, khususnya nakes. Karena mereka dianggap terdepan bertemu dengan pasien dan antibodinya harus tinggi terhadap Covid-19,” ungkapnya.

Akan tetapi, dr Juliana mengaku, belum mengetahui secara pasti apakah vaksin dosis ketiga akan diberikan kepada masyarakat umum. Meskipun wacana tersebut sudah beredar luas dan menjadi perbincangan semua pihak.

“Bisa saja dilakukan, namun vaksin dosis pertama dan kedua saja belum maksimal,. Jadi sekarang lebih superioritas kan untuk nakes saja,” tandas dia.(afs/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button