Nasional

Sadis! Anak Panti Asuhan Alami Kekerasan Seksual dan Disiksa Ramai-ramai

CIANJURTODAY.COM, Malang – Beredar sebuah video yang diduga anak panti asuhan di Malang mengalami kekerasan seksual dan disiksa ramai-ramai viral di media sosial.

Video penyiksaan tersebut salah satunya diunggah oleh akun instagram @infobdgbaratcimahi.

Kabarnya, remaja putri tersebut merupakan anak panti asuhan di kawasan Perumahan Puri Palma, Jalan Teluk Grajakan, Kota Malang, Jawa Timur.

Dalam keterangan tertulis, dijelaskan bahwa ayah dari gadis itu seorang ODGJ, sementara ibunya seorang pembantu rumah tangga.

Remaja umur 13 tahun ini diduga mengalami kekerasan seksual atau pencabulan oleh seorang pria yang sudah mempunyai istri.

Bahkan, kekerasan seksualnya juga mengarah ke sadistic. Bukannya mendapat perlindungan, istri pria tersebut malah menjadi otak pelaku penyiksaan.

Anak panti Asuhan di Malang disiksa Ramai-ramai

Penyiksaan dilakukan di tengah lapangan oleh delapan orang yang di antaranya teman seumuran korban. Diduga istri pria tersebut tidak terima kalau anak ini dicabuli oleh suaminya.

Dalam video terlihat seorang remaja perempuan mengenakan seragam biru putih disiksa oleh sekelompok anak-anak di tengah lapangan.

Terlihat anak panti yang disiksa tersebut dipukul, dan diinjak kepalanya. Bahkan, dirinya juga dijambak dan dipukul berkali-kali. Padahal, bocah tersebut sudah tersungkur. Diketahui, kasus tersebut saat ini telah diproses oleh kepolisian.

Unggahan tersebut pun memicu kemarahan warganet. Kebanyakan meminta polisi mengusut kasus dugaan penganiayaan remaja putri.

“Ya Allah. Geram sangat…. Semoga lekas d tangani,” ucap Ella.

“Ntar ujung2nya minta maaf nangis, kalo2 pas sesi minta maaf, tuh orang2 ada yg tampar balik,” kata Hari.

“Lek sampek damai dg materai 10rb fixx +62 negara gakbada hukum,” ujar Riez.

“NAUDZUBILLAH…usut tuntasssss,” ungkap Ira.

“Astaghfirullah gk tegaa,” ujar Mufi.

“Ini harusnya yg di hakimi suaminya aja knpa anak ini,” tutut Nab.

“Sopo ae pelaku seng ndek video iki metuo, bocil” gak jelas,” ucap Lutfi.

“Lah harusnya istrinya marah ke suaminya lah,” papar Rendi.

Orangtua Korban Melaporkan Kejadian Tersebut pada Polisi

Orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota pada 19 November 2021.

Polresta Malang Kota sudah memastikan, bahwa laporan terkait peristiwa ini memang benar.

Sementara itu, kuasa hukum korban dari LBH Ikadin Malang Raya, Merda Al Romdhoni SH MH dan Leo A Permana mengungkap awal mula peristiwa pelecehan yang dialami korban.

“Awalnya, korban diperdaya oleh terduga pelaku pria dewasa agar datang ke rumahnya. Setelah itu, terduga pelaku mencabuli korban. Hal itu terjadi pada Kamis (18/11/2021) siang hari sekitar pukul 10.00 Wib,” bebernya.

Selanjutnya, kasus anak panti asuhan di malang disiksa ramai-ramai tersebut sudah dilimpahkan pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut.(ct7/sis/bbs)

Sumber: Instagram

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker