Today

Satgas Cianjur: Tenaga Kesehatan yang Sudah Divaksin Covid-19 Baru 50 Persen

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Cianjur melaporkan, hingga saat ini baru 50 persen tenaga kesehatan yang telah menerima vaksin Covid-19. Artinya, dari 5.000 tenaga kesehatan, baru 2.500 orang yang sudah menjalani vaksinasi.

Hal itu dibenarkan Juru Bicara Pusat Informasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal. Ia mengatakan, masih banyak tenaga kesehatan yang belum memiliki elektronik tiket.

“Elektronik tiket adalah tiket sebagai bukti bahwa tenaga kesehatan itu terdaftar di aplikasi untuk mendapatkan vaksin Covid-19,” tuturnya kepada Cianjur Today, Kamis (4/2/2021).

Yusman menjelaskan, yang menjadi kendala dari hal itu adalah pemerintah mengambil data tenaga kesehatan dari berbagai sumber. Seperti aplikasi PCare milik BPJS dengan server data dari Kemendagri dan aplikasi Sistem Informasi SDM Kesehatan (SISDMK) milik Kemenkes.

“Jadi ada yang beda data dan server, dari beberapa aplikasinya itu sendiri. Jadi, memang sistem integrasi dari aplikasi itu belum mumpuni,” jelas Yusman.

Ia mengungkapkan, data tenaga kesehatan tidak akan ada masalah jika sumber data bisa terintegrasi. Di Cianjur, tenaga kesehatan didaftarkan melalui aplikasi SISDMK namun tidak terbaca di PCare.

“Jadi memang, harus terintegrasi dulu aplikasinya jika ingin semua beres. Sementara masalah kita adalah sudah didaftarkan di aplikasi SISDMK, tapi tak terbaca di PCare,” ungkapnya.

Maka dari itu, untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Yusman menyebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi akan hal ini. Sebab, hampir di semua kabupaten/kota memiliki masalah yang sama.

“Jadi kita akan lakukan pencatatan secara manual dan setelah aplikasinya mumpuni baru dipakai. Karena sasarannya sangat banyak dan saat ini baru bisa diselesaikan 50 persen saja,” tandasnya.(afs/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami