PeristiwaToday

Satu Rumah di Cibeber Tertimbun Longsor

CIANJURTODAY.COM, Cibeber – Bencana longsor terjadi di Kampung Warungkuda, RT 03/RW 09, Desa Salagedang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Minggu (20/9/2020) sekitar jam 16.00 WIB. Satu rumah warga tertimbun material tanah longsor.

Kapolsek Cibeber, AKP Bambang Kristiono, mengatakan hujan mengguyur daerah tersebut dari siang hingga sore hari. Sekitar pukul 16.00 WIB, tanah tebing dengan ketinggian sekitar 15 meter dan kemiringan 80 derajat longsor. Tanah menimpa satu unit rumah milik warga bernama Samsiah.

Sampai saat ini lokasi longsor telah dimonitor oleh personel Polsek Cibeber bersama BPBD, pihak desa, serta masyarakat sekitar lokasi. Mereka bergotong royong membersihkan material longsor tersebut.

Ia menuturkan, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa namun kerugian materi hingga puluhan juta. Korban untuk sementara dievakuasi ke rumah saudaranya.

“Korban jiwa nihil, hanya korban materi kurang lebih Rp10 juta,” kata Bambang kepada Cianjur Today, Senin (21/9/2020).

Puluhan Rumah Diamuk Angin Kencang

Di hari yang sama, bencana juga terjadi di Kecamatan Ciranjang. Puluhan rumah di Kampung Pangarengan, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur disapu angin kencang, Minggu (20/9/2020 sekitar pukul 14.00 WIB.

Amukan angin kencang menyebabkan pohon tumbang menimpa rumah dan kabel. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Salah seorang warga Kampung Pangarengan, Lilis Komariah (58), menjelaskan, mulanya cuaca cerah di Ciranjang. Namun sekitar pukul 12.00 WIB mendadak mendung dan dua jam kemudian datang angin kencang dari arah utara Ciranjang disertai hujan lebat.

“Terdengar genting berjatuhan, pohon besar tumbang menimpa rumah dan tower Orari,” paparnya di lokasi kejadian, Minggu (20/9/2020).

Kejadian tersebut membuat panik seluruh warga. Terdengar suara dzikir, adzan, dan takbir diucapkan warga saat bencana terjadi. “Aduk panik gak bisa apa-apa, hanya takbir dan adzan yang warga lakukan,” tambahnya.

Sekretaris Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang, Arip, menambahkan, untuk semantara jumlah rumah yang rusak belum bisa hitung secara pasti. Ia pun mengimbau masyarakat untuk sabar.

“Masih dalam pengecekan aparat desa, dengan itu diharapkan pada warga yang terkena bencara mohon sabar dan tawakal,” tuturnya.(ian/ct5/rez)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button