Today

Seorang Nelayan Hilang Tenggelam di Perairan Muara Cidamar Cidaun

CIANJURTODAY.COM, Cidaun – Seorang nelayan hilang tenggelam di Muara Cidamar, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jumat (4/3/2022) sekitar jam 08.00 Wib.

Korban tersebut bernama Wahyudin (47), warga Kampung Babakan RT 03/RW 02 Desa Cidamar, Cidaun, Cianjur.

Kasat Polairud Polres Cianjur, AKP Heri ZP membenarkan adanya seorang pria yang terbawa hanyut. Pria tersebut tenggelam di perairan Muara Cidamar, Cidaun, Cianjur pagi tadi.

Baca Juga: Gelombang Tinggi, Nelayan Pantai Selatan Cianjur Masih Takut Melaut

“Betul kang, kami mendapatkan informasi dari Retana Cidaun. Ada seorang pria terbawa hanyut dan tenggelam di Muara Cidamar,” ujarnya kepada Cianjur Today, Jumat (4/3/2022).

Heri menjelaskan, menurut informasi yang terkumpul dari saksi mata Deni (41), nelayan hilang tersebut tenggelam ke laut saat sedang menjala ikan.

“Korban terbawa arus dan tenggelam ke laut, sampai sekarang belum ada tanda-tanda,” ungkapnya.

Upaya saat ini, lanjut Heri, pihaknya telah melaksanakan koordinasi dengan Polsek Cidaun. Selain itu, seluruh potensi SAR Kabupaten Cianjur juga turun untuk mencari nelayan tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan tim SAR Bandung. Untuk menyiapkan sejumlah personel, sarana dan prasarana pencarian untuk melakukan pertolongan dan evakuasi (SAR),” ungkapnya.

Menurutnya, hingga saat ini korban nelayan hilang tersebut belum ditemukan dan upaya pencarian masih terus dilakukan.

Baca Juga: Dihantam Gelombang Tinggi, Perahu Nelayan Asal Sukabumi Terbalik di Pantai Agrabinta

“Pencarian nelayan hilang masih terus kami maksimalkan dengan melibatkan Polsek Cidaun, Retana Cidaun, pemerintah setempat, dan warga,” tutupnya.

Gelombang Tinggi Masih Ancam Nelayan Hilang saat Melaut

Sebelumnya, Sekretaris BPBD Cianjur,Rudi Wibowo mengatakan, Cianjur merupakan wilayah yang akan terkena hujan deras dengan potensi angin kencang. Hal itu berdasarkan prakiraan cuaca oleh BMKG.

Berdasarkan hal tersebut, pihaknya mengimbau warga untuk waspada termasuk di pesisir Cianjur Selatan, agar tidak dulu melaut.

Menurut Rudi, hujan deras bersamaan angin kencang tersebut akan berdampak terhadap gelombang tinggi di pantai selatan Cianjur.

“Nelayan sebaiknya jangan dulu melaut, hingga pertengahan Bulan Maret ini, karena gelombang tinggi dapat mengancam keselamatan, ” pungkas Rudi.(ren/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button