Today

Seminggu Operasi Zebra, Ada 4.534 Penilangan di Cianjur

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Operasi Zebra Lodaya 2019 di Cianjur hingga kini telah beroperasi selama 10 hari. Operasi ini akan berlangsung hingga tanggal 5 November 2019 mendatang.

Berdasarkan data yang diterima Cianjur Today, telah terjadi 4.534 penilangan di wilayah Kabupaten Cianjur selama sepekan, tepatnya dari 23 – 29 2019. Selain itu, ada sebanyak 883 teguran pada operasi tersebut. Dengan demikian, total pelanggaran selama sepekan adalah 5.734.

Hingga kini pelanggaran terbanyak adalah dari pengguna sepeda motor dengan jumlah 3.864 pelanggaran. Selain itu, pelanggaran pengendara sepeda motor terbanyak adalah tidak menggunakan helm SNI dengan jumlah 2.209 pelanggaran.

Sementara itu, pelanggaran pengendara mobil dan kendaraan khusus hanya berjumlah 883 pelanggaran. Untuk pelanggaran paling banyak adalah berkendara di bawah umur dengan jumlah 248 pelanggaran.

Selain itu, sebanyak 1.295 SIM, 3.144 STNK, dan 95 kendaraan diamankan dalam operasi zebra di Cianjur itu. Dengan demikian total, barang bukti yang diamankan adalah 4.534 barang bukti.

Terkait profesi pelanggar, pegawai swasta menjadi pelanggar paling banyak dengan jumlah 1.811. Sementara itu, pelajar dan mahasiswa berada di urutan kedua dengan jumlah 1.392 pelanggar.

Bertujuan Menimbulkan Kesadaran Masyarakat

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Adhimas Sriyono Putra, mengatakan operasi ini adalah sebuah kegiatan kepolisian yang ditingkatkan melalui sandi Operasi Zebra. Tujuannya Ingin menimbulkan kesadaran masyarakat tentang berlalu lintas yang baik dan benar.

Menurutnya, apabila mereka sudah tertib dalam berkendara, akan bergaris lurus dengan menekan kecelakaan lalu lintas di Cianjur. “Khusus menekan jumlah korban meninggal dunia akibat laka lantas,” tuturnya saat diwawancara Cianjur Today, Selasa (22/10/2019).

80 Persen Tindakan

Selain itu, operasi ini untuk melakukan penertiban pada pengendara, karena operasi ini mengedepankan penindakan kepada pelanggar lalu lintas.

“80 persen penindakan, 10 persen dikmas dan 10 persennya berupa teguran simpatik kepada masyarakat. Semua anggota kesatuan lalu lintas akan kita turunkan untuk menyukseskan operasi ini,” terangnya.

Adhimas menambahkan, selain personil dari Polres Cianjur, pihaknya selalu melibatkan Forum Lalu Lintas yang ada di Cianjur. Ia mengimbau masyarakat yang merasa tertib dan melengkapi kendaraannya sesuai dengan aturan yang ada, tidak perlu alergi atau takut.

“Misalnya CPM dari TNI, dari Pemda melibatkan Dishub dan Bapeda juga kita libatkan untuk pelanggaran pajaknya, supaya sekali dayung dua, tiga pulau terlampaui. Kita juga tidak akan mencari-cari kesalahan. Semuanya sesuai aturan saja,” tandasnya.(afs/yan)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks