Nasional

Sensus Penduduk 2020 Akan Dilakukan Secara Online

CIANJURTODAY.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) akan segera melaksanakan Sensus Penduduk 2020. Sensus kali ini akan dilakukan lewat daring atau secara online. Nantinya Masyarakat akan memberikan informasi data kependudukan melalui laman sensus.bps.go.id.

Akan ada dua metode sensus pada tahun ini, yaitu online dan offline (didatangi petugas). Metode online akan dilaksanakan pada 15 Februari-31Maret. Sedangkan metode offline akan dilaksanakan pada 1-31 Juli 2020.

Sedangkan untuk syarat sensus online ini, telah disampaikan oleh Kepala BPS Suhariyanto.

“Basis utama sensus adalah nomor KTP dan kartu keluarga,” ucapnya. dilansir dari laman Setkab.go.id, Rabu (27/11/2019).

Karena berbasis online, laman tersebut dapat diakses baik menggunakan smartphone, tablet maupun komputer.

Sementara bagi daerah yang belum terjangkau sinyal telekomunikasi, tidak usah khawatir karena nantinya petugas BPS lah yang akan terjun ke lokasi dengan menggunakan metode tradisional.

BPS juga akan mendatangi setiap rumah penduduk saat melakukan verifikasi ulang data, yang akan dilaksanakan pada Juli 2020.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan harapannya pada sensus kali semoga mampu menghasilkan data penduduk yang berkualitas. Saat ini, data penduduk yang dimiliki pemerintah masih sangat beragam.

“Misalnya, jumlah penduduk Indonesia apabila didasarkan dari data BPS dan Bappenas sebesar 264,2 (juta), sedangkan jika menggunakan data dari Dukcapil Kemendagri sebesar 263,9 juta,” kata Muhadjir.

Perbedaan data ini tentu saja menimbulkan persoalan, terutama pada pelaksanaan kebijakan yang dijalankan pemerintah seringkali menjadi tidak maksimal.

Muhadjir menambahkan untuk membangun satu data kependudukan, diperlukan sinkronisasi antara data Dukcapil Kemendagri yang de jure dan teregistrasi sesuai dokumen kependudukan, dengan data BPS yang dilakukan secara de facto melalui sensus.

Menurutnya sensus penduduk dapat menghasilkan data yang kredibel dan valid. Sehingga, hal ini dapat menyediakan parameter demografi dan proyeksi penduduk, serta karakteristik penduduk lainnya untuk keperluan proyeksi penduduk dan indikator SDG’s. (ct2)

Sumber: Kompas

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker