Today

Shiba Inu Meroket, Dua Pemuda Bersaudara Ini Gagal Miskin

CIANJURTODAY.COM – Kehidupan dua pemuda bersaudara di Amerika Serikat sebut saja Tommy dan James (bukan nama sebenarnya) berubah drastis setelah mengenal Shiba Inu (SHIB).

Aset kripto penantang Dogecoin (DOGE) ini membuat dua pemuda yang dulu berprofesi sebagai videografer acara pernikahan ini gagal miskin dan malah jadi milyarder.

Mereka biasanya mengerjakan 30 sampai 40 proyek video pernilahan setiap tahun. Namun sekua berbubah ketika pandemi Covid-19 melanda. Proyek mereka langsung sepi, bangkrut, dan nyaris menjadi pengangguran.

Saat itulah salah satu sahabat mereka yang sejak lama mengenal aset kripto memperkenalkan Shiba Inu (SHIB) yang saat ini booming.

Sahabat mereka itu membuat kedua pemuda yakin bahwa SHIB menghasilkan uang banyak. Saat itu harganya masih sepersekian sen dolar AS, sedangkan dalam rupiah tak sampai Rp1.

Di penghujung Februari, kedua pemuda ini memulai investasi dengan modal sekitar US$200. Mereka lalu memberitahu ibu dan saudara perempuannya.

Nilai investasi mereka masing-masing senilai US$100. Namun setelah beberapa minggu ketika naik di kisaran 300 persen, mereka menyetor US$100 lagi. Jika ditotalkan, nilai investasi mereka US$8 ribu.

Di pertengahan April 2021, nilai investasi mereka terus berlipat ganda. Dari mulai US$100 ribu hingga US$700 ribu. Esoknya nambah lagi hingga US$1 juta.

Jika dipersentasekan dari modal US$8 ribu menjadi US$1 juta, keuntungan bersih mereka sekitar US$992.000 atau Rp14,1 Milyar.

Dengan nominal tersebut, pemuda itu seakan setengah percaya. Namun demikian ada prioritas uang itu digunakan untuk membantu ayah dan ibunya.

Mengenal Koin Shiba Inu (SHIB)

Untuk diketahui, koin ini ternyata sudah diciptakan pada Agustus 2020. Tetapi, sosok penciptanya memiliki nama samaran Ryoshi.

Ia sejak awal memperkenalkan SHIB dengan sebutan ‘Dogecoin Killer’. Perbedaan dogecoin dan SHIB yang paling mencolok yakni teknologinya yang cenderung lebih digerakkan oleh komunitas.

Diumumkan sejak awal bahwa nilai SHIB jauh lebih kecil ketimbang dogecoin. Namun Ryoshi memiliki kemampuan untuk melampaui nilai dari dogecoin secara eksponensial tanpa harus melampaui batasan 0,01 dollar AS.

Harga dogecoin hari ini berada di kisaran 0,5 dollar AS per keping. Jika dirupiahkansekitar Rp 7.250. Angka tersebut meroket 25,4 persen jika dibandingkan waktu perdagangan yang sama hari sebelumnya.

Meski begitu, harga dogecoin dalam sepekan terakhir sudah terkoreksi 9,8 persen. Sedangkan, harga SHIB sepekan terakhir meruncing hingga 1.239,8 persen berdasarkan data Coingecko.

Perbedaan lainnya, SHIB memiliki ekosistem yang terdiri atas pengembang atau developer, pemegang koin, serta penggemar yang disebut dengan Shib Army.

Ryoshi mengkalim, pihaknya tak memegang sepeser pun koin SHIB dan memberikan sebanyak 50 persen dari ketersediaan koin kepada pencipta ethereum Vitalik Buterin.(rez/bbs)

Sumber: Blockhainmedia.id / Kompas.com

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button