Pilkada Cianjur 2020Today

Siapkan Pilkada, Sekjen Wantanas Kunjungi Kodim 0608 Cianjur

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sekjen Wantanas) menggelar permohonan informasi dalam persiapan Pilkada Serentak 2020 di Jawa Barat, di Ruang Data Kodim 0608 Cianjur, Selasa (10/03/2020). Kegiatan ini dilakukan untuk mempersiapkan Pilkada 2020 di Kabupaten Cianjur.

Pimpinan Sekjen Wantanas, Irjen Pol Edi Mulyono mengatakan, wilayah Kabupaten Cianjur tidak ada perubahan, hanya kepadatan penduduk yang semakin bertambah.

“Tugas kami diantaranya menggali potensi-potensi apa saja yang terhambat oleh regulasi . Tentang persiapan pilkada serentak, kami sudah menemui Plt Bupati dan KPU Cianjur dan semuanya menyatakan sudah siap,” tuturnya.

Selain itu, ia pun mengatakan, Kabupaten Cianjur merupakan daerah yang damai namun memiliki Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) nomor dua se-Jawa Barat sehingga orang akan membentuk opini-opini lain soal Cianjur.

“Banyak kelompok yang mengatasnamakan Islam garis keras, namun kita jangan sampai terpengaruh,” kata dia.

Bahkan, ia pun mengapresiasi penyelenggaraan Pilkades di Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu. Menurutnya, Pilkades serentak di Cianjur berjalan aman dan kondusif.

“Laporan dari TPS sampai pusat sama, kita dituntut untuk netral. Namun kita tetap harus tahu yaitu babinsa sampai ke tingkat TPS, paling tidak hanya untuk komandan,” katanya.

Selain itu, ia pun menyinggung masalah perizinan bioskop di daerah Cipanas, hal itu dikarenakan perizinan kewenangan Kabupaten Cianjur terbatas.

“Perijinan amdal tingkat provinsi, namun SIUP (Surat Izin Perdagangan) ada di Pemda itulah situasi saat ini.” tutupnya.

Sementara itu, Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mengatakan, di Kabupaten Cianjur yang memiliki 32 kecamatan, direncanakan akan ada dua unit kantor penambahan Koramil.

“Hubungan kami dengan para tokoh agama, masyarakat, pemuda maupun ormas yang berbasis politik dan agama berjalan baik,” kata dia.

Selain itu, Dandim pun mengatakan, jelang pilkada saat ini politik di Kabupaten Cianjur belum memanas. Ada beberapa calon dari tujuh kandidat, sehingga suhu politik belum mencuat.

“Faham radikal di Kabupaten Cianjur belum ada termasuk HTI yang tidal terlalu eksis setelah diberlakukan undang-undang pembubaran HTI.” katanya.

Dukung-mendukung Dalam Pilkada Merupakan Hal Wajar

Selain itu, Ketua MUI Kabupaten Cianjur, KH Abdul Rauf menuturkan, masalah dukung-mendukung merupakan hal yang wajar dalam proses pilkada.

“Tidak menutup kemungkinan adanya kelompok tertentu atau ketidakpuasan pendukung sampai kepada gugatan. Kami akan berusaha memberikan pemahaman kepada warga masyarakat terkait pilkada serentak,” tuturnya.

Abdul Rauf pun mengatakan, berita di media sosial jangan diterima mentah-mentah, namun harus klarifikasi atau tabayun, karena hal tersebut bisa-bisa menimbulkan permasalahan.

“Kami percaya TNI Polri akan mengamankan pilkada serentak terbukti pada saat Pilkades serentak alahamdulillah aman dan kondusif. Kami juga akan terus berusaha memberikan pemahaman dan pendekatan secara berkala kepada kelompok yang dianggap radikal agar faham tersebut tidak meluas.” pungkasnya.(afs)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami