PendidikanToday

SMA di 16 Kecamatan Diizinkan Buka, Bakal Diawasi Gugus Tugas Cianjur

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Sekolah Menengah Atas (SMA) di 16 kecamatan di Kabupaten Cianjur telah diizinkan buka dengan menerapkan protokol kesehatan. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur pun akan mengawasi melalui Gugus Tugas kecamatan.

Adapun SMA yang akan dibuka 16 kecamatan tersebut di antaranya:

Kecamatan Takokak
Kecamatan Sukanagara
Kecamatan Campaka
Kecamatan Campaka Mulya
Kecamatan Tanggeung
Kecamatan Pagelaran
Kecamatan Leles
Kecamatan Cijati
Kecamatan Kadupandak
Kecamatan Cibinong
Kecamatan Agrabinta
Kecamatan Sindangbarang
Kecamatan Cidaun
Kecamatan Naringgul
Kecamatan Cikadu
Kecamatan Pasirkuda

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan, untuk tingkat SD dan SMP saat ini masih belum bisa dibuka. Hanya SMA saja yang diizinkan buka dengan pengawasan ketat.

“Kalau untuk yang SMA bisa dimulai tapi dengan pengawasan yang ketat. Bisa dimulai karena Cianjur masuk zona resiko rendah boleh dengan pengawasan,” tuturnya saat dihubungi Cianjur Today, Kamis (06/08/2020).

Yusman mengungkapkan, pembukaan SMA ini bisa mulai dilakukan mulai sekarang. Bahkan, pelaksanaan pembelajaran ini pun akan diawasi oleh gugus tugas.

“Kami Gugus Tugas gak mungkin mengawasi semuanya, jadi itu diserahkan ke Gugus atau satgas yang ada di kecamatan tapi sifatnya supervisi aja,” ungkap dia.

Semua guru yang akan mengajar akan menjalani rapid test atau swab test. Namun, saat ini belum dilakukan pengadaan untuk hal tersebut.

“Gurunya semua antara rapid test dan swab, jadi sasaran itu semua. Tapi saat ini lagi diinvestarisin dulu baru pengadaannya.” tukasnya.

SD dan SMP Menyusul

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, H Oting Zaenal Muttaqin mengatakan, sekolah di daerah Cianjur Selatan memang akan dibuka. Namun, akan dimulai dari SMA dan bertahap sampai tingkat SD.

“Di selatan akan dibuka SMA dulu karena dengan protokol kesehatan itu harus banyak persyaratannya. seperti di sukabumi juga menggunakan kotak perorang. SMA dulu nanti berjalan ke SMP, lalu SD,” tuturnya.

Namun, dirinya belum bisa memastikan kapan sekolah di wilayah Cianjur Selatan itu akan dibuka. Ia pun mengungkapkan, pembukaan sekolah itu tergantung Gugus Tugas Penangan Covid-19 Cianjur. Sementara untuk fasilitas protokol kesehatan, ia menyebut dapat menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Belum tentu, karena kalau masalah kapan dan tidaknya itu tergantung ketua gugus covid. Tergantung, kita tidak bisa karena tergantung dengan zona. Hijau boleh dibuka tapi dengan protokol kesehatan. (Untuk fasilitas protokol kesehatan) semua dana BOS untuk Covid itu juga dibolehkan,” jelas dia.(afs/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close