Today

Soal Tanah Terlantar di Cianjur, BPN: Belum Ada Data

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Tanah terlantar di wilayah Kabupaten Cianjur hingga kini belum ada data secara fisik. Hal ini dikhawatirkan adanya penggarapan liar terhadap tanah tersebut oleh masyarakat.

“Terkait tanah terlantar dalam konteks itu, selama saya kurang dari 30 hari bekerja di sini, belum ada data.” kata Kepala Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Cianjur, Anthony Tarigan, saat diwawancara, Selasa (26/11/2019).

Anthony menyebut, ada sejumlah tahapan yang harus dilakukan dalam menetapkan suatu tanah menjadi tanah terlantar.

“Karena sebelum menjadi tanah terlantar itu, awalnya terindikasi tanah terlantar dan ada tahapan proses dalam memprosesnya, seperti membuat panitia,” katanya.

Hingga saat ini, lanjut Anthony, terindikasi tanah terlantar masih diproses oleh ATR/BPN Kabupaten Cianjur. Pihaknya telah melakukan penyuluhan mengenai terindikasi tanah terlantar tersebut. Pemerintah melakukan penertiban terkait penggarapan oleh masyarakat.

“Satu dua Minggu yang lalu, kami telah melakukan penyuluhan di lapangan mengenai terindikasi tanah terlantar atau penggarapan masyarakat bersama pemerintah terkait dalam penertibannnya,” ucap dia.

Anthony mengatakan, penyuluhan tersebut dilakukan di tiga desa. Di antaranya Batulawang, Sukanagalih, dan Cibadak.

Kini, ATR/BPN telah selesai melakukan penyuluhan. Anthony menyebut, langkah selanjutnya adalah menunggu tugas lain dari Kementrian Agraria dan Tata Ruang.

“Sekarang, penyuluhan telah selesai dilakukan, tinggal menunggu tugas lainnya dari kementrian ATR terkait dengan tanah terlantar ini.”tandasnya.(afs)

Berikan Komentar Kalian

Back to top button