Today

Sudah 200 Lebih yang Positif, ASN Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Akan Disanksi

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur yang melanggar protokol kesehatan (prokes) akan ditindak. Sebab, prokes saat ini menjadi tumpuan utama untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal menjelaskan, ASN jelas akan kena sanksi apabila tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Sanksi yang akan diberikan itu adalah sanksi administratif dan juga teguran langsung. Yang melakukan pengawasan dari tim satgas yang dipimpin oleh Satpol PP Cianjur,” kata dia kepada wartawan, Selasa (29/6/2021).

Hingga saat ini, lanjut dia, pihaknya mencatat sudah ada 200 lebih ASN secara kumulatif yang terpapar Covid-19.

“Data sejak awal itu sudah ada 200 lebih ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19, itu data kumulatif sejak awal pandemi,” ungkap Yusman.

Selain itu, Yusman mengungkapkan, ASN terpapar Covid-19 bisa jadi karena kelalaian atau langgar protokol kesehatan. Baik di lingkungan instansi atau pun keluarga.

“Kita nggak tahu pulang bisa membawa virus, makanya protokol kesehatan itu harus ditegakkan dan ASN harus menjadi contoh. ASN terpapar biasanya dari setelah pelayanan saat titik lengah. Entah itu ketika makan atau mengobrol tanpa menggunakan masker,” ujar dia.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur Cecep S Alamsyah mengatakan, pejabat di lingkungan dinas harus menjadi yang terdepan dalam penerapan protokol kesehatan.

“Kawan-kawan di birokrasi itu harus menjadi yang paling depan dalam melaksanakan protokol kesehatan,” kata dia kepada Cianjur Today, Jumat (25/6/2021).

Selain itu, Cecep menanggapi temuan beberapa pejabat dinas yang tidak memakai masker khususnya di ruang kerja. Pihaknya akan mengingatkan para pejabat akan protokol kesehatan.

“Memang kita tuh kadang lupa dan seterusnya tapi tetep kita pantau dan kalau terus berperilaku seperti itu kita ingatkan,” jelas dia.(afs/rez)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button