Nasional

Sudah Empat Petugas KPPS di Cianjur Meninggal Dunia

CIANJURTODAY.COM, Cianjur — Sudah empat petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kabupaten Cianjur meninggal dunia. Mereka sempat lelah dan pusing setelah selesai bertugas pada Pemilu 2019.

Empat orang yang meninggal dunia masing-masing bernama Somantri, ketua KPPS di TPS Cipandak, Hadiat petugas TPS 10 Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang. Selanjutnya, Sutaryat petugas TPS 08 Desa Margasari, Kecamatan Naringgul dan terakhir Tisna Sasmita petugas TPS 13 Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keempat korban sempat mengeluh pusing setelah melaksanakan pencoblosan dan penghitungan suara. Mereka sempat dilarikan ke rumah sakit dan Puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

Yusuf Ruslan Tajiri, rekan kerja almarhum Tisna atau Entis, sekaligus ketua KPPS 13 Perum Hegarmanah menjelaskan, Entis bertugas di TPS bagian pendaftaran dan telah bekerja tanpa henti selama empat hari. Akibat terlalu lelah, almarhum terserang stroke.

“Saat bertugas beliau tidak memperlihatkan sedang sakit. Tapi, Sabtu lalu kena stroke dan sampai dirawat di rumah sakit. Malam dini hari tadi meninggal dunia karena kelelahan,” jelasnya saat diwawancara, Senin (22/04/2019).

Menurut Yusuf, Pemilu 2019 kali adalah pemilu terberat daripada dengan pemilu tahun lalu. Pemerintah diharap agar meninjau kembali Pemilu serentak seperti ini.

“Saya sudah sering menjadi Ketua KPPS, dan ini yang terberat. Ini kalau bisa ya, jangan terlalu banyak seperti inilah. Kalau bisa dibagi pemilihan itu. Tidak sekaligus.” sambungnya.

Dengan ini, total petugas KPPS yang meninggal di Kabupaten Cianjur ada empat orang. Semua petugas yang meninggal sama-sama dengan alasan yang sama yakni kelelahan. (CT1)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button