TODAY

Tagar #BanserUntukNegeri dan #Bubarkanbanser Trending di Twitter

CIANJURTODAY.COM – Twitter kembali heboh tagar Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser atau Banser NU), Minggu, (25/8 2019). Tagar #BubarkanBanser dan #BanserUntukNegeri menjadi trending topik masing-masing, yang berada di posisi 1 dan 5.

Menurut pantauan, sampai berita diturunkan, tagar #BubarkanBanser menjadi trending topic dengan jumlah cuitan paling tinggi, yakni 86,4 ribu tweet.

Sedangkan tagar #BanserUntukNegeri berada di posisi 5 dengan capaian cuitan sebesar 51,8 ribu tweet atau cuitan. Ada orang yang membela, tapi ada pula yang ingin organisasi masyarakat itu membubarkan diri.

Baca Juga: Viral Tagar #SOSDrJohnSimpsonForIndonesia, Ternyata..

“Banser itu lbh banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Hanya dijadikan “Pentol” untuk memukul sesama anak bangsa, dibungkus jargon2 nasionalisme #NKRIHargaMati. #BubarkanBanser” tulis akun @Uyokback.

“Seharusnya banser itu sadar…
Katanya Ormas yg berasal dri Islam ???
Tpi malah sering memusuhi & bikin fitnah sm Umat islam yg lain ???
Jadi jngn salahkan klo ada tagar #BUBARKANBANSER” tulis akun @Maskuri67751467

“Banser di Papua sudah banyak… kita semua bersaudara kok tega ada yg fitnah Banser ya… Pasti kerjaan orang yg sakit banget hati nya dengan Banser.. #BanseruntukNegeri” tulis akun @Pangeran_Sofiwi

“Banser adalah Tentara NU, jaga RI dari islam keras (mis: khilafah) yg anti islam ramah. Banser jaga gereja dari teroris krn ingin tunjukan islam itu baik. Jadi tidak mungkin rakyat Papua ingin Banser bubar, kecuali titipan HTI.
yg bersama Banser RT sambil cuit #BanserUntukNegeri” tulis @permadiaktivis

Konon, tagar ini gempar karena tidak lepas dari tujuh tuntutan yang dibacakan masyarakat Sorong, Papua Barat pada Rabu, 21 Agustus 2019 lalu. Salah satu isi tuntutannya adalah meminta pemerintah membubarkan Banser NU.(ct1/bbs)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Matikan Blok Iklan Untuk Melihat Berita Kami

Dukung Kami Dengan Tidak Menutup Iklan