CIANJURTODAY.COM, Cipanas Tebing di pinggir Jalan Raya Cipanas, tepatnya Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur longsor, Sabtu (1/8/2020). Tak ada hujan dan tak ada angin, tebing dengan tinggi kurang lebih 30 meter itu ambruk sekitar pukul 10.30 WIB.

Koordinator Kebersihan Lingkungan Kecamatan Cipanas, Dede Ichsan, mengatakan, akibat longsor, penjual bonsai kena dampaknya. Ia mengatakan, tak ada pertanda apa pun sebelum longsor terjadi.

“Kronologis kejadiannya, tebing longsor mendadak tanpa ada tanda-tanda,” paparnya kepada Cianjur Today, Sabtu (1/8/2020).

Tak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun ada pipa air yang patah, bonsai jatuh terseret tebing, dan tembok penahan rusak.

“Alhamdulillah dari kejadian ini tidak ada korban jiwa karena pemilik pohon bonsai cepat-cepat pergi menghindar,” kata dia.

Kerugain akibat longor tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta. Laporan sementara, arus lalu lintas Jalur Puncak tidak terdampak longsor.

Ketua Korcam Relawan Tangguh Bencana (Retana) Cipanas, Heri Saputra, menuturkan pihaknya langsung mengecek lokasi longsor di Desa Sindanglaya. Beberapa anggotanya langsung melakukan asesment.

“Retana Desa Sindanglaya langsung ke lokasi melakukan pengecekan dan pendataan. Sementara laporan tidak ada korban jiwa atau luka, tapi bonsai milik pedagang rusak tergerus longsor,” tuturnya.

Heri juga menuturkan, di sekitar lokasi longsor dipasangi garis penanda untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Ia pun akan melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk penanganan lebih lanjut.(ct6/rez)