Ramadan Today

Tausiyah Ramadan: Menyayangi Anak Yatim, Jaminannya Adalah Surga

CIANJURTODAY.COM, Sukaluyu – Tausiyah Ramadan kali ini adalah tentang menyayangi anak yatim dengan jaminan surga. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran tentang kemuliaan dan tingginya anak yatim di sisi Allah Swt.

Bahkan nabi Muhammad Saw pun kerap dipanggil nabi yatim atau Muhammad sang anak yatim.

Santri Pondok Pesantren Nurul Islam, Affandiyah M Ergan Abdul Barri mengatakan, nabi selalu terbiasa memiliki kehidupan bersama anak yatim. Hal tersebut agar menjadi contoh bagi umatnya bagaimana cara menyantuni dan menyanyangi anak yatim.

“Nabi selalu menyanyangi dan memberikan kasih sayangnya kepada anak yatim dengan memberikan sedikit hartanya bagi mereka,” tutur Ergan kepada Cianjur Today, Sabtu (8/5/2021).

Rasulullah pun terus menyampaikan dalam hadistnya bahwa anak yatim sangat Allah Swt muliakan, sehingga siapa yang menyayangi anak yatim, maka akan mendapat keberkahan hidup di dunia dan akhirat.

“Dan ia akan masuk surga bersama Rasulullah ketika menyentuh, memperhatikan, dan menyanyangi anak yatim,” ujarnya.

Bukan hanya bisa masuk surga saja, tetapi masuk surga bersama-sama dengan Rasulullah Saw yang merupakan amalan luar biasa dan wajib kita teladani.

“Apalagi di bulan suci Ramadan ini, segala amal kebaikan akan Allah lipat gandakan,” ucapnya.

Bahkan, lanjutnya,menyayangi anak yatim setara dengan 700 kebaikan di sisi Allah Swt. Rasulullah bersabda di dalam haditsnya yang shohih, “Ana Wakafilul Yatimi Fill Jannati Khakada”.

“Yang memelihara, memberikan kasih sayang, dan memperhatikan anak yatim, ia akan masuk surga bersama-sama dengan Rasulullah,” bebernya.

Allah telah memberikan pujian kepada Sayyidina Ali bin Abi Tholib dan istrinya, karena mereka benar-benar memberikan contoh kasih sayang mereka terhadap anak yatim.

“Ada salah satu cara yang lebih istimewa untuk menyayangi anak yatim, bukan dengan cara mengasihi menyayanginya atau dengan cara memberikan donasi atau kelebihan sedikit uang,” jelasnya.

“Yaitu dengan cara membawa salah satu anak yatim ke dalam rumah kita. Kita berikan makan dan minum di tengah kita seperti anak kita sendiri. Karena Rasulullah bersabda, di mana ada rumah yang di dalamnya ada anak yatim, maka akan Allah muliakan dan berikan keberkahan,” lanjutnya.

Hari demi hari, malam demi malam sudah cepat habis, usia kita juga makin lanjut, usia kita tidak bisa tahan, sudah tidak terasa habislah Ramadan.

“Oleh karena itu di manapun anda berada, jagalah kebaikan. Karena kebaikan itu akan selalu senantiasa bermanfaat bagi kehidupan di dunia dan akhirat,” pungkasnya.(ct9/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button