Today

Terus Kejar Target, Vaksinasi Dosis Pertama di Cianjur Baru Capai 11,5 Persen

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur mengungkapkan, total pelaksanaan vaksinasi dosis pertama di Cianjur hingga saat ini baru mencapai 11,5 persen dari target jumlah 1,9 juta penduduk.

Dengan rincian, vaksinasi dosis pertama sebanyak 225 ribu, sedangkan vaksinasi kedua sebanyak 115 ribu dosis.

Juru Bicara Satgas Penanganan Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, total secara kumulatif vaksinasi di Cianjur baru mencapai 340 ribu dosis.

“Kalau dipersentasikan vaksinasi dosis pertama di Cianjur ini baru 11,5 persen dari jumlah 1,9 juta penduduk,” ujarnya kepada Cianjur Today, Kamis (26/8/2021).

Yusman menuturkan, saat ini kendala vaksinasi di Cianjur adalah masih terbatasnya logistik vaksin. Sehingga, vaksinasi di puskesmas hanya bisa digelar dua sampai tiga saja.

“Jika nanti sudah banyak stok vaksinnya, kemungkinan vaksinasi di setiap puskesmas akan digelar selama tujuh hari,” bebernya.

Selain itu, Yusman pun menguraikan, saat ini jumlah vaksinasi untuk tenaga kesehatan sudah mencapai 86 persen, lansia 18 persen, petugas pelayanan publik 155 persen, dan remaja baru 3 persen.

“Vaksinasi anak sampai saat ini belum berjalan, jadi usia kurang dari 12 tahun sampai saat ini belum ada vaksinasi. Karena memang regulasinya belum ada dari tingkat pusat,” ucapnya.

Yusman menjelaskan, saat ini Kabupaten Cianjur tengah fokus untuk vaksinasi remaja atau pelajar usia 12 tahun sampai usia 18 tahun.

“Jadi memang dalam dua minggu ke depan, kami akan kejar sasaran itu. Semoga semua pelajar terutama untuk tingkat SMP dan SMA bisa segera melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM),” terangnya.

Vaksinasi usia 12-18 tahun, lanjut Yusman, targetnya ada di angka 200 ribu dosis dan saat ini yang baru berjalan sekitar 10 persen.

Menurutnya, setelah semua pelajar melakukan vaksinasi, maka sekolah pun bisa menggelar PTM dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat sesuai aturan yang berlaku.

“Saat ini sekolah masih terus melakukan persiapan, walaupun ada satu atau dua sekolah yang sudah menggelar PTM. Tentunya sudah memenuhi prokes dan semua pelajar sudah divaksin minimal dosis pertama,” pungkasnya.(ct9/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button