Today

Tiga Orang jadi Korban Pembacokan di Cipanas, Begini Kronologisnya

CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Tiga orang luka-luka akibat pembacokan yang terjadi di Kampung Jeprah, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas (sebelumnya ditulis Pacet) , pada Rabu (21/8/2019) malam. Ketiga korban bernama Ujang Mahmudin beserta istrinya Neng Yulianti (35), dan Hendrik Estrada (41).

Kapolsek Pacet, Kompol Suhartono, mengatakan peristiwa berdarah itu terjadi di rumah Ujang. Pelaku pembacokan diketahui bernama Dasep yang kini masih dicari polisi.

Suhartono mengatakan, kronologis kejadian tersebut bermula ketika Ujang dan Dasep sedang ngobrol santai sekitaran pukul 19.00 WIB. Namun entah mengapa, sekitar pukul 21.00 WIB keduanya tiba-tiba bersitegang, Dasep pun menghunuskan golok atau pisau daging ke tiga orang korban.

“Dari kejadian tersebut tiga orang korban mengalami luka-luka, di antaranya istri Ujang (Neng Yulianti) luka robek di bagian tangan sebelah kiri. Sedangkan Ujang Mahmudin luka di bagian pipi kanan dan Hendrik luka di bagian tangan kiri. Korban langsung dibawa ke RSUD Sayang untuk mendapatkan perawatan medis,” paparnya saat diwawancara, Kamis (22/8/2019).

Ia pun menegaskan tidak ada perampokan atau pembegalan seperti yang viral di media sosial. Namun kejadian ini diduga berawal dari utang piutang yang berujung pembacokan

“Perlu diluruskan informasi yang tersebar di medsos, tidak ada perampokan atau pembegalan. Tapi berawal dari adanya dugaan utang piutang yang berujung pembacokan terhadap ke 3 korban,” tuturnya

Sebanyak 11 anggota kepolisian pun diterjunkan untuk mencari keberadaan pelaku (Dasep). Ia berharap pelaku menyerahkan diri karena ditakutkan terjadi aksi massa.

“Sudah ada 11 anggota Polisi yang diterjunkan untuk mencari keberadaan pelaku. Saya pun berharap pelaku dapat menyerahkan diri karena dikhawatirkan akan terjadi aksi massa,” pungkasnya.(ct1)

Reporter: Afsal Muhammad
Editor : M Reza Fauzie

Berikan Komentar Kalian

Back to top button