Today

Ular Kobra Jawa yang Patuk Petani di Cianjur hingga Tewas Ditangkap

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Youtuber dan pencinta reptil, Dede Inoen, berhasil menangkap ular Kobra Jawa yang mematuk petani Cianjur bernama Yayan hingga tewas. Penangkapan ular bernama Naja Sputatrix itu berlangsung di sekitar rumah Yayan, tepatnya Kampung Nagrak Wetan, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, Rabu (22/7/2020).

Ular kobra tersebut ditangkap saat berada di bawah pohon di tengah pesawahan sekitar pukul 10.00 WIB. Sehari sebelumnya, Dede bersana Tim Cianjur Today menemukan banyak sisik ular di lokasi tersebut.

Ular Kobra Jawa tersebut kemudian dibawa oleh Dede Inoen dan dilihatkan kepada warga Kampung Nagrak Wetan. Ia pun mengedukasi warga tentang cara penanganan apabila ular berbisa itu masuk ke perkampungan.

Warga antusias menyaksikan teknik penangkapan ular yang dibeberkan oleh Dede. Rencananya, ular yang telah ditangkap akan dilepas lagi di tempat aman yang jarang dilalui warga.

Usia mengedukasi warga, Dede Inoen memberikan santunan kepada keluarga petani yang tewas dipatuk ular kobra.

Banyak Sisik Kobra, Malah Ketemu Lanang Sapi

Sehari sebelumnya, Dede Inoen bersama warga menyisir lokasi petani yang tewas dipatuk ular kobra, Selasa (21/7/2020). Ia bersama warga mencari ular bernama latin Naja Sputatrix yang mematuk petani bernama Yayan Sopyan, warga Kampung Nagrak Wetan, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur pada Minggu (19/7/2020) lalu.

Pencarian dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Beberapa warga ikut menyusuri pematang sawah dan lokasi tempat Yayan dipatuk ular. Berjam-jam penyusuran dilakukan namun belum membuahkan hasil.

Saat waktu Duhur tiba, pencarian dihentikan sementara dan menunggu waktu yang pas saat ular keluar. Selang 20 menit kemudian, pencarian dilanjutkan dengan menyusuri pematang sawah.

Salah seorang tim menemukan sisik ular kobra. Lokasinya berada di bawah pohon dimbun yang diduga sebagai sarang. Sisik ular yang ditemukan cukup banyak dan ukurannya besar. Kecurigaan adanya hewan berbisa tinggi itu pun semakin besar.

Area pencarian semakin meluas. Sekitar pukul 13.30 Dede Inoen menemukan ular. Namun bukan kobra yang jadi target, melainkan jenis lanang sapi dan koros. Kedua ular pun sempat ditangkap kemudian dirilis kembali karena tidak berbisa.

Selain itu, kedua ular tersebut juga merupakan ‘sahabat petani’ karena handal dalam memangsa tikus di sawah. Pencarian pun dihentikan, kobra yang jadi sasaran belum berhasil ditangkap.

“Barusan nemu lima sisik kobra jawa jumbo segede tangan. Itu biasanya ganti kulit abis makan,” paparnya kepada Cianjur Today, Selasa (21/7/2020).

Ia menuturkan bahwa lokasi tersebut memang merah atau habitat kobra jawa dan weling.(ian/rez)

Berikan Komentar Kalian

Back to top button