Today

Usai Nonton Mini Soccer, Anggota SC 234 jadi Korban Pembacokan

CIANJURTODAY.COM, Cilaku – Aksi pembacokan yang terjadi di Jalan Aria Cikondang, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (25/11/2020) malam, menyisakan luka parah bagi korban. Diketahui, korban berinisial IQ (20) merupakan anggota SC 234 Ranting Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Ketua SC 234 Ranting Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Muhammad Nazar menjelaskan, awal mula korban menjadi sasaran pembacokan, yang diduga pelakunya adalah anggota geng motor. Menurutnya insiden tersebut terjadi sekitar jam 22.00 Wib, ketika korban hendak pulang setelah nonton pertandingan mini soccer di Jalan KH Hashim Asyari, Warujajar.

“IQ beserta tiga orang temannya pulang nonton pertandingan mini soccer di Warujajar, kemudian pulang lewat Jalan Raya. Setibanya di depan Toko Serbu, ia dicegat oleh beberapa orang tak dikenal yang memakai penutup wajah,” paparnya saat dikonfirmasi Cianjur Today, Kamis (26/11/2020).

Korban, lanjut Nazar, ditanya oleh sekelompok orang tersebut, mereka pun menanyakan apakah korban merupakan anggota salah satu klub motor, korban pun menjawab bahwa dirinya merupakan anggota SC.

“Kemudian korban disuruh jalan lagi, namun ternyata dibuntuti oleh lima orang pengendara motor tersebut,” ucap Nazar.

Nazar menuturkan, setiba di Santiong korban yang saat itu sedang dibonceng oleh temannya, tiba-tiba dibacok dari arah belakang oleh pengendara motor yang membuntutinya.

“Ia dibacok dengan membabi buta oleh tiga orang yang membawa sajam,” ungkapnya.

Usai menderita luka bacokan yang begitu parah, korban pun langsung dibawa ke RSUD Sayang untuk mendapatkan perawatan medis.

“Pada malam itu juga sekitar jam 23.00 Wib, korban langsung dibawa ke RSUD Sayang dan mendapatkan perawatan medis berupa jahitan luka pada tangan dan pundak kanan, kurang lebih ada 50 jahitan,” terangnya.

Setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Sayang, kini korban pun sudah bisa dibawa pulang.

“Alhamdulillah tadi siang baru bisa diperbolehkan pulang ke rumah,” kata dia.

Ia mengatakan, pihaknya pun sudah melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian.

“Kami sudah buat laporan, sekarang sedang dalam penyelidikan di Polsek Cianjur kota,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, insiden pembacokan terjadi terhadap salah satu ormas yang diduga dilakukan oleh anggota geng motor. Kejadian tersebut terjadi di dua tempat, yaitu di Jalan Aria Cikondang, Kelurahan Sayang dan Gang Al-Ikhlas, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (25/11/2020) malam.

Kejadian tersebut diketahui melalui video yang beredar luas di grup Whatsapp. Terlihat korban mengalami luka bacok yang cukup parah di bagian tangan kanan hingga terlihat tulang di bagian pundak.

Kanit Reskrim Polsek Cianjur Kota, Ipda Eko membenarkan peristiwa pembacokan tersebut. Namun, pihaknya belum bisa membeberkan kronologis kejadian tersebut, karena masih dalam proses penyelidikan.

“Iya betul, tadi malam ada salah seorang yang dibacok, namun belum pasti anggota ormas atau bukannya, masih dalam proses penyelidikan,” paparnya saat diwawancarai Cianjur Today, Kamis (26/11/2020).

Ia pun menuturkan, ada dua laporan yang diterima oleh pihak kepolisian. Pertama laporan ke pihak Polsek Cianjur kota tentang pembacokan di Jalan Aria Cikondang dan laporan yang sama tentang pembacokan di Gang Al-Ikhlas, Kecamatan Cianjur.

“Kejadian pembacokan yang di Gang Al-Ikhlas itu ada yang melapor ke Polres Cianjur,” ucapnya.

Ia mengatakan, dua Insiden pembacokan itu terjadi di hari yang sama pada Rabu (25/11/2020) malam, tetapi berbeda waktu.

“Pembacokan di jalan Aria Cikondang terjadi sekitar jam 22.00 Wib, sedangkan yang di Gang Al-Ikhlas itu sekitar jam 19.00 Wib,” ungkapnya.

Namun, ia pun tidak bisa memaparkan kronologisnya lebih detail, dikarenakan kasusnya masih dalam proses penyelidikan.

“Kita belum bisa berbicara banyak, karena masih dalam proses penyelidikan dan anggota kami pun sedang bergerak di lapangan,” tandasnya.(ian/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker