MENUJU PILEG 2019

Usai Pemilu, Harga Daging Ayam di Cianjur Mahal

Pedagang Pecel Tak Jualan Tiga Hari

CIANJURTODAY.COM, Cianjur = Harga daging ayam di Kabuaten Cianjur masih tinggi usai hajat Pemilu 2019. Selain harganya yang naik, persediannya pun diaporkan berkurang. Dampaknya, sejumlah pengusaha kuliner yang mengandalkan daging ayam terpaksa tak jualan.

Misalnya Idang Sofyan, seorang pedagang pecel ayam di Cianjur. Ia mengatakan, sejak beberapa hari lalu harga daging ayam mahal. Tepatnya sehari sebelum Pemilu pada Rabu (17/4/2019).

“Dari tiga hari ke belakang saya tidak bisa jualan seperti biasanya. Bahan pokok seperti ayam harganya mahal, juga susah untuk didapat,” paparnya.

Akibatnya, ia pun tidak bisa mendaptakan rupiah karena tidak berdagang. Basanya ia bisa mendapatkan uang hasil jualan sekitar Rp300 ribu. Selain daging ayam, harga sayuran pun ikut naik.

“Sejak tiga hari tidak jualan kerugian finansial pun sangat terasa, kisaran Rp300 ribu tidak bisa didapat. Sejak tiga hari ke belakang harga ayam asalnya Rp36 ribu naik jadi Rp40 ribu. Lalu harga tempe dari Rp4 ribu naik jadi Rp8 ribu, begitu pula tomat mencapai Rp14 ribu hingga sayuran yang lain,” terangnya.

Sementara itu Ciwong, salah satu pedangan ayam di Pasar Muka, mengaku tidak tahu pasti faktor penyebab naiknya harga daging ayam. “Belum tahu betul faktor apa yang menyebabkan melonjaknya harga ayam. Yang pasti kalau harga naik saya tidak pernah jualan dikarenakan kebingungan menjual, sedangkan konsumen masih ada yang suka menawar harga,” paparnya.

Idang berharap semua harga pokok bisa kembali normal usai pelaksanaan Pemilu. “Semoga dengan selesainya hajat besar ini semua harga bahan baku bisa kembali normal, yang paling penting mudah untuk didapat,” pungkasnya. (yan)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Matikan Blok Iklan Untuk Melihat Berita Kami

Dukung Kami Dengan Tidak Menutup Iklan