Jabar

Viral, Graha Persib Bandung Dirusak Oknum Bobotoh, Begini Komentar Ridwan Kamil

CIANJURTODAY.COM, Bandung – Graha Persib Bandung dirusak sejumlah oknum bobotoh terekam video hingga viral di media sosial. Dalam video terlihat iring-iringan sepeda motor di Jalan Sulanjana, Minggu (25/4/2021) malam.

Mereka melemparkan suar (flare) dan pecahan paving block ke arah Graha Persib. Dari kejauhan terlihat flare berwarna merah menyala. Dari suara video itu juga terdengar kekecewaan dari mereka akibat kekalahan Persib.

“Harga diri, Persib eleh (kalah),” ucap salah seorang yang terdengar dalam video.

Kuat dugaan aksi tersebut sebagai pelampiasan kekecewaan lantaran Persib Bandung kalah dari Persija Jakarta di partai final Piala Menpora. Baik di leg pertama maupun leg kedua.

Melansir dari detikcom, salah seorang petugas keamanan yang berjaga, Luqman menuturkan, massa datang sekitar pukul 22.30 WIB dari arah Balubur dan Dago. Massa datang sedikit demi sedikit dan berkumpul di trotoar dekat Graha Persib Bandung.

“Mereka berkumpul di sini, menyalakan flare. Dari sana arah Dago menyalakan flare lagi, terus polisi datang dan bubar,” ujar Luqman, Senin (26/4/2021).

Petugas keamanan lainnya, Rukandi mengatakan, massa yang sudah bubar itu kembali datang pada pukul 23.00 Wib. Kali ini jumlah mereka lebih besar dan nekad melakukan pelemparan ke arah Graha Persib.

Graha Persib Bandung Dirusak

Oknum bobotoh melemparkan suar ke arah kafe Persib yang berada di lantai dua dan juga ke arah pintu masuk Graha Persib. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

“Dua kali datangnya, yang pertama sempat dibubarkan oleh polisi. Setelah situasi agak tenang, massa datang kembali dan melakukan pelemparan ke kafe. Paling di atas, ada kursi di kafe yang rusak kena flare,” terangnya.

Ketika itu, petugas keamanan Graha Persib Bandung tak bisa berbuat banyak saat menghadapi gerombolan perusuh karena jumlahnya tak sebanding.

“Lebih dari 100 sepertinya, kemarin satpam di sini hanya bertiga,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut, perusuh yang menyerbu Graha Persib dan merusak fasilitas umum, Minggu (25/4/2021), sebagai orang-orang yang berakhlak buruk.

Ia pun meminta agar aparat penegak hukum bergerak dalam menindak dalam mengusut kasus tersebut.

“Mereka yang tidak bisa menerima kekalahan dan melampiaskan kekecewaan dengan merusak dan melanggar hukum itu contoh orang yang akhlaknya tidak baik. Akhlaknya buruk,” ujarnya, Senin (26/4/2021).

Perilaku merusak itu, lanjut pria yang karib disapa Kang Emil, kontradiktif dengan pelaksanaan ibadah Ramadan.

“Bulan suci Ramadan ini harusnya kita bisa memahami, kita sedang dilatih untuk menjadi orang yang lebih bertakwa, orang yang lebih sabar,” ucapya.

Sebab itu, Emil meminta agar polisi mengusut tuntas kasus perusakan oleh perusuh tersebut.

“Saya titip kalau masuk ke ranah pidana, secepatnya polisi bisa melakukan tindakan hukum karena kita harus tegas, menang kalah dalam kehidupan itu biasa,” ungkapnya.

Apalagi, sambungnya, ini masih Piala Menpora, belum liga, pramusim ya kira-kira begitu.

“Jadi saya titip ke bobotoh jangan diulangi, jangan ditiru, belajarlah jadi suporter yang berjiwa besar, menang kalah biasa, kalau menang jangan jemawa, kalau kalah jangan kecewa,” tandas Emil.(sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button