TODAY

Viral Kisah Diana Cari Ibu dan Bapak Kandung di Medsos

Orang Tua Angkat Telah Tiada, Orang Tua Kandung Entah Dimana

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Kisah mengharukan viral di jagat media sosial. Kisah itu berhembus dari Diana Mariana, warga Cianjur yang mendapat cobaan yang cukup berat sejak usianya tujuh bulan.

Tepat di tahun 1992, ia diberikan oleh orang tua kandungnya kepada seorang pedagang ikan asin di Pasar Bojongmeron Cianjur, Nining Siti Ningrum. 27 tahun berlalu, Diana kehilangan sosok ibu yang selama ini bukan ibu kandungnya.

Ia pun memposting status di media sosial untuk mencoba mencari orang tua kandungnya, yang sampai detik ini entah di mana.

Dalam tulisan berbahasa Sunda, ia berharap orang tua kandung yang telah meninggalkannya selama 27 tahun bisa dibukakan hatinya, karena ia sudah bingung harus mencari kemana lagi.

“Mamah atau bapak ada di mana? Mamah Nining sudah meninggal. Ini saya yang kalian tinggalkan.” tulisnya dan dibagikan ke sejumlah grup facebook.

Penuh diksi kepedihah, tulisan tersebut masih menyisakan cerita kelam. Siapapun yang membaca postingan tersebut tersentuh hatinya. Lukanya terasa lewat untaian kata-kata yang gelap.

“Jika diperlakukan seperti ini, lebih baik saya tidak diberitahu kalau saya bukan anak Mamah Nining,” sambungnya.

Seperti tertunduk pada kenyataan, ia bertanya. “Dosa apa saya diperlakukan seperti ini?”

Merasa buta terhadap kisah masa kecilnya, ia meminta bantuan kepada para pedagang yang pernah berjualan di Pasar Bojong Meron mengenai seperti apa kisah dirinya yang kini tidak tahu siapa keluarganya.

“Kepada ibu-ibu atau bapak-bapak yang pernah berdagang di Pasar Bojong Meron, saya minta bantuannya apabila mengenal keluarga saya yang dulu memberikan saya kepada penjual ikan asin,” demikian tulisannya.

Padahal, anak merupakan titipan berharga dari Tuhan Yang Maha Esa. Sebuah rezeki yang belum tentu bisa dimiliki orang lain dan sebuah amanah yang besar dengan ganjaran surga paling tinggi di mata Tuhan.

Diana Mariana, dengan segenap kisah pahit, mengakhiri tulisannya dengan kalimat. “Saya minta bantuannya,” tulisnya. (ct1)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Matikan Blok Iklan Untuk Melihat Berita Kami

Dukung Kami Dengan Tidak Menutup Iklan