Today

Wabemdes Budi Arie Tanam Bawang Putih di Desa Cirumput

CIANJURTODAY.COM, Cugenang – Kampung Baru Leuga RT 03/RW 01 Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang disambangi Wakil Mentri Pemberdayaan Desa Budi Arie Setiadi, Kamis (02/07/2020). Dalam kegiatan itu, tanah seluas 500 hektar ditanami bawang putih demi mengurangi imporbawanr.

“Ini saya ke Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, tadi kita liat sentral produsi Bawang Putih,” ujar Wakil Mentri Pemberdayaan Desa Budi Arie Setiadi kepada wartawan, Kamis (02/07/2020).

Budi menjelskan Indonesia masih impor produksi bawang putih sebanyak 600 Ribu ton per tahun pertahun subtitusi impor.

“Jadi kita enggak impor agar tidak menghabiskan Dollar kita. Tetapi desa ini juga bisa menjadi eksportir bawang putih karena bawang putih kita ini luar biasa di bandikan dengan negara-negara lain,” kata dia.

Ia mengatakan, semua harus dukung desa yang produktif untuk tantangan masa depan. Karena desa-desa yang produktif dan desa yang mampu menghasilkan produk-produk yang bisa di jual ke pasar, otomatis meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat desa.

“Kendala di kita kan gak punya kebutuhan, jadi lebih bayak apa yang kita produksi. Maka dari itu jawabanya, kita harus meningkatkan produksi bawang putih kita, supaya kita tidak terus-menerus impor,” ungkapnya.

Importir Wajib Menanam Lima Persen

Kepala Desa Cirumput Beni Irawan mengatakan, kunjungan Wakil Mentri Pemberdayaan Desa ini memang terkait penanaman bawang putih di Desa Cirumput.

“Dan kita juga sekaligus menindak lanjuti ketua DPD Provinsi Jawa Barat. Kebetulan importir itu punya kewajiban lima persen untuk menanam bawang putih di negara kita. Karena memang di Cirumput ini ada lahan kemudian kita menyampaikan bahwa punya lahan untuk di tanami bawang putih,” ujarnya.

Beni mengatakan, rencana dari penanaman bawang putih ini untuk panen raya Presiden RI di bulan November. Jadi kunjungan ini menindaklanjuti kunjungan ketua DPD RI.

“Mungkin mudah-mudahan sekarang ke depanya bisa panen raya oleh presiden,” katanya.

Ia mengatakan, untuk luas lahan yang desa Cirumput yang dipersiapkan sementara masih 23 hektar. Sementara kebutuhan di Cianjur itu 500 hektar.

“Misalkan Desa Cirumput ini kita di tanami 23 hektar untuk persiapan kita di angka 100 hektar soalnya memang kita baru pertama kali penanaman bawang putih ini jadi memang kita masih mencoba tapi kita kulitas yang bagus dan untuk bibitpun ngambil dari daerah Jawa yang bisa di tanam di kita,” ungkapnya.(ct6/afs)

Berikan Komentar Kalian

Back to top button