Pendidikan

Wajib Tahu! Ciri Beserta Contoh Kata Baku dan Tidak Baku

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Berikut ciri beserta kumpulan contoh kata baku dan tidak baku. Selain agar bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, juga penting kedudukannya dalam pembuatan karya tulis.

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) kata baku mendasar pada ‘baku’ yang artinya pokok atau utama. Bermakna sebuah kata yang digunakan sudah sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) yang berlaku saat ini. Pengunaan kata baku ini menjadi hal yang wajib diterapkan ketika membuat pesan tertulis atau pun elektronik yang bersifat resmi.

Sedangkan, kata tidak baku telah dipengaruhi oleh beberapa faktor, satu di antaranya bahasa daerah. Kata tidak baku biasanya digunakan dalam percakapan sehari-hari, saat dalam suasana tidak formal atau resmi. Kata tidak baku tidak dapat digunakan dalam penulisan pesan formal dan resmi, namun lebih sering digunakan saat mengirim pesan kepada teman atau sahabat.

Ciri Kata Baku dan Tidak Baku

Untuk melihat apakah kata baku yang kita gunakan sudah baik dan sesuai aturan, adalah dengan melihat kata yang ingin kita gunakan di KBBI. Di samping itu, juga bisa mengenalinya melalui ciri-ciri dari keduanya agar mudah dibedakan. Kata baku memiliki ciri sebagai berikut.

• Tidak dipengaruhi bahasa daerah tertentu.
• Tidak dipengaruhi bahasa asing.
• Bukan bahasa percakapan.
• Pemakaian imbuhan pada kata bersifat eksplisit.
• Pemakaian kata sesuai dengan konteks kalimat.
• Kata baku bukan kata rancu
• Kata baku tidak mengandung hiperkorek.
• Tidak  mengandung pleonase.

Sedangkan ciri dari kata tidak baku sebagai berikut.

• Umumnya digunakan dalam bahasa sehari-hari
• Dipengaruhi bahasa daerah dan bahasa asing tertentu
• Dipengaruhi dengan perkembangan zaman.
• Bentuknya dapat berubah-ubah
• Memiliki arti yang sama, meski terlihat beda dengan bahasa baku.

Contoh Kata Baku dan Tidak Baku

Berikut ini merupakan contoh kata-kata baku yang sering digunakan. Kamu bisa bandingkan bagaimana perbedaannya secara langsung.

Kata Baku (Kiri) – Kata Tidak Baku (Kanan)

  • Andal – Handal
  • Apotek- Apotik
  • Asas – Azas
  • Astronaut – Astronot
  • Atlet- Atlit
  • Atmosfer – Atmosfir
  • Abjad – Abjat
  • Advokat – Adpokat
  • Afdal – Afdol
  • Aktif – Aktip
  • Aktivitas – Aktifitas
  • Ambeien – Ambeyen
  • Baut – Baud
  • Baterai – Baterei
  • Berpikir – Berfikir
  • Besok – Esok
  • Biosfer – Biosfir
  • Bujet – Budjet
  • Bus – Bis
  • Cabai – Cabe
  • Cedera – Cidera
  • Cendekiawan – Cendikiawan
  • Cengkeram – Cengkram
  • Cenderamata – Cinderamata
  • Daftar – Daptar
  • Debitur – Debitor
  • Dekret – Dekrit
  • Definisi – Difinisi
  • Depot – Depo
  • Detail – Detil
  • Diagnosis – Diagnosa
  • Diesel – Disel
  • Dipersilakan – Dipersilahkan
  • Diskotek – Diskotik
  • Drainase – Drainage
  • Dolar – Dollar
  • Durian – Duren
  • Ekspor – Eksport
  • Ekstrem – Ekstrim
  • Ekuivalen – Ekwivalen
  • Embus – Hembus
  • Esai – Esei
  • FaksimileFaksimil
  • Februari – Pebruari
  • Film – Filem
  • Fisik – Phisik
  • Fondasi – Pondasi
  • Formal – Formil
  • Foto – Photo
  • Frekuensi – Frekwensi
  • Gizi – Gisi
  • Gladi – Geladi
  • Griya – Gria
  • Gubuk – Gubug
  • Hafal – Hapal
  • Hak – Haq
  • Hakikat – Hakekat
  • Hektare – Hektar
  • Hierarki – Hirarki
  • Hipotesis – Hipotesat
  • Ijazah – Ijasah
  • Ikhlas – Ihlas
  • Imbau – Himbau
  • Indera – Indra
  • Insaf – Insyaf
  • Isap – Hisap
  • Islamiah – Islamiyah
  • Istri – Isteri
  • Izin – Ijin
  • Jadwal – Jadual
  • Jenazah – Jenasah
  • Jenderal – Jendral
  • Junior – Yunior
  • Justru – Justeru
  • Kaidah – Kaedah
  • Karier – Karir
  • Kategori – Katagori
  • Kedelai – Kedelei
  • Koboi – Koboy
  • Komplet – Komplit
  • Konferensi – Konperensi
  • Kongres – Konggres
  • Konkret – Konkrit
  • Korsleting – Konsleting
  • Kreatif – Kreative
  • Kreativitas – Kreatifitas
  • Kualifikasi – Kwalifikasi
  • Kualitatif – Kwalitatif
  • Kuantitatif – Kwantitatif
  • Kualitas – Kwalitas
  • Kuarsa – Kwarsa
  • Kuitansi – Kwitansi
  • Kiai – Kyai
  • Lubang – Lobang
  • Maaf – Ma’af
  • Makhluk – Mahluk
  • Manajemen – Managemen
  • Manajer – Manager
  • Mantra – Mantera
  • Mencolok – Menyolok
  • Menerjemahkan – Menterjemahkan
  • Mengesampingkan – Menyampingkan
  • Merek – Merk
  • Meterai – Meterei
  • Metode – Metoda

Nah itulah pembahasan dan contoh sebagian kata baku dan tidak baku yang harus kamu ketahui. Jika perlu kamu bisa catat yah contohnya, karena kamu bisa jadi suatu saat nanti benar-benar memerlukannya.(ct4/rez)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker