Today

Warga Desa Bungbangsari Takokak Keluhkan Banyak Akses Jalan yang Rusak

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Warga Desa Bungbangsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur mengeluhkan sejumlah akses jalan desa rusak dan menghambat aktivitas perekonomian warga.

Pasalnya, kondisi jalan di beberapa wilayah tersebut banyak yang berlubang dan sebagiannya lagi belum di aspal. Sehingga membuat jalan menjadi sangat licin dan rawan kecelakaan bagi pengendara yang melintas.

Salah satu jalan yang mengalami kerusakan adalah di wilayah Kampung Bangkuong, Desa Bungbangsari. Jalan tersebut merupakan jalan menuju kantor desa yang kondisi jalannya belum di aspal.

“Kondisi jalan seperti ini jelas menghambat aktivitas warga. Kami berharap, agar segera ada perbaikan jalan sehingga akses perekonomian masyarakat kembali lancar,” ujar salah seorang warga berinisial A kepada Cianjur Today, Rabu (5/5/2021).

RUSAK: Warga Desa Bungbangsari, Kecamatan Takokak mengeluhkan sejumlah akses jalan desa rusak dan membuat aktivitas warga terhambat. (Foto: Istimewa)

Terpisah, Kades Desa Bungbangsari, Edi Supriadi membenarkan bahwa kondisi jalan di desanya memang banyak yang rusak.

“Jalan yang sudah rusak memang banyak, kurang lebih yang rusak itu hampir sepanjang 20 kilometer, termasuk jalan lingkungan dan jalan protokol,” jelas Edi.

Ia juga berharap, agar bantuan-bantuan bisa di klasifikasi, mengingat kondisi Desa Bungbangsari dengan desa di wilayah perkotaan sangat berbeda.

“Kalau di wilayah perkotaan kan jalannya ada jalan nasional dan provinsi, itu kan sudah bagus semua. Intinya tidak sesuai, sekarang kan dana desa selisihnya gak jauh, malahan desa-desa di perkotaan itu lebih besar anggarannya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihak desa akan segera memperbaiki akses jalan yang rusak di Desa Bungbangsari. Hanya saja, lanjutnya, saat ini tengah menunggu anggaran Dana Desa (DD), Banprov, dan dana aspirasi untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Karena hampir semua desa kan tetap kalau harus mengandalkan PAD itu dari mana. Semua desa itu kalau mau membangun, harus sabar menunggu anggaran dulu. Tidak ada sumber lain selain dari dana desa,” tutupnya.(afs/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button