CIANJURTODAY.COM, Ciranjang – Musa Surahman (30), warga Kampung Ciparay, RT 02/RW 02, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, dibacok tetangga saat hendak bekerja. Akibatnya ia pun menderita luka sobek di kening hingga delapan jaitan.

Pembacokan di Ciranjang itu terjadi pada Kamis (2/7/2020) dini hari. Saat itu, Musa baru saja hendak menjemput rezeki membawa ikan dalam mobil untuk menganvas ke setiap jongko di kawasan Jakarta dan Tangerang.

Pelaku pembacokan di Ciranjang itu disebut merupakan tetangganya sendiri berinisial UL. Informasi yang dapat dihimpun, pelaku kerap menenggak miras bersama rekannya dan selalu membuat gaduh hingga larut malam.

Saat ditemui wartawan, Musa bercerita awal mula pembacokan itu terjadi. Pada Rabu (1/7/2020) sekitar pukul 19.00 WIB, UL dan temannya terdengar gaduh di dekat rumah korban. Saat itu istri korban pun memintanya agar jangan terlalu gaduh, karena Musa sedang tidur dan akan pergi ke Jakarta.

Saat itu juga UL bersama temannya langsung bubar dan entah kemana perginya. Selang beberapa jam, Kamis (3/7/2020) sekitar pukul 00.30 wib, Musa pun mengendarai mobilnya. Ia berangkat untuk membawa ikan dari tengkulak yang berlokasi di Kampung Babaturan Garut.

Sekitar 1 Km dari lokasi tengkulak, di tempat yang sepi UL menyetopnya. Musa tak curiga dqn langsung berhenti. Namun tak basa basi UL langsung menarik tangan kanan Musa sambil membacok goloknya ke arah muka.

Karuan saja, korban kaget dan menancap gas mobilnya dengan muka berlumuran darah. Tidak cukup sampai disitu, UL terus mengejarnya mengunakan motor bersama temannya.

Di tempat ramai yang banyak ronda malam, Musa berhenti sambil minta tolong. Saat itu pula UL diamankan petugas ronda malam Kampung Sukawening. “Tak lama kemudian kepala desa datang dan langsung mengamankan pelaku ke Polsek Ciranjang,” kata Musa, Sabtu (4/7/2020).

Bubarkan Kerumunan

Kepala Desa Kertajaya, Sunandar (45), menambahkan, Musa dibacok UL sebagai tetangga. Untuk sementara kejadian tersebut diduga akibat UL tidak terima bahwa dirinya dilarang gaduh. Akibatnya kening korban sobek dan dijait.

“Sekarang kondiri Musa sudah berada di rumahnya sedang berobat jalan. Dengan itu diharapkan pada petugas ronda malam mohon waspada. Membubarkan kerumunan banyak orang, utamanya para pemuda yang tidak dikenali,” tuturnya.(ct5/rez)