Today

Warga Keluhkan Besi Pembatas di Jalan Raya Cipanas, Minim Penerangan hingga Rawan Kecelakaan

CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Besi pembatas jalan yang berada di Jalan Raya Cipanas depan Pasar Cipanas dikeluhkan banyak pihak, pasalnya besi tersebut kerap memakan korban kecelakaan. Besi tersebut diketahui tidak dilengkapi dengan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang baik, sehingga pada saat malam hari besi pembatas tersebut tidak terlihat dengan jelas.

Kepala Desa Cipanas, Agus Syahputra menjelaskan, besi pembatas Jalan Raya Cipanas itu berada di jalur nasional dan perbatasan Desa Cipanas dengan Desa Sindanglaya.

“Berdasarkan informasi masyarakat, memang kerap terjadi kecelakaan di kawasan lokasi besi pembatas jalan tersebut, sehingga pihaknya sangat mengharapkan ada pembenahan dari pemerintah,” ujar Agus kepada Cianjur Today, Selasa (19/1/2021).

Agus menjelaskan, dari pihak desa sebenarnya kebingungungan jika memperbaiki atau mengganti besi pembatas jalan tersebut dengan menggunakan dana desa ataupun swadaya. Ia takut keliru dan khawatir menghasilkan masalah baru.

“Tetapi, jika dibiarkan saja, sudah banyak masyarakat yang mengeluh dan melaporkan kecelakaan sering terjadi di sana. Sehingga kami sangat berharap Pemkab Cianjur segera membenahinya,” jelasnya.

Selain itu, menurut Ketua BPD Sindalanglaya Kecamatan Cipanas, Abdul Azis Hamdan menjelaskan, besi pembatas Jalan Raya Cipanas ini memang mempersempit jarak pandang pengendara. Bahkan, lanjutnya, saat di malam hari kondisinya gelap karena tidak dilengkapi PJU.

“Bagusnya itu seperti di Jalur Bypass Cianjur ataupun jalur Abdulah Bin Nuh, pembatas Jalan Raya Cipanas dengan menggunakan aneka jenis tanaman yang tidak tinggi dengan dilengkapi lampu PJU. Selain indah tentu tidak akan membahayakan para pengendara,” ungkapnya.

Menurutnya, beberapa waktu lalu saat dirinya tengah melintasi jalur Cipanas tepat di arah depan ada seorang nenek pengemis terserempet bus ukuran besar hingga terhempas ke besi pembatas, lantaran tidak bisa bernafas dan trauma, nenek tersebut pun tewas.

“Saya kaget depan mata saya sendiri nenek pengemis itu terserempet bus di besi pembatas Jalan Raya Cipanas hingga nenek tersebut meninggal dunia. Jelas ini harus jadi perhatian serius Pemkab Cianjur,” paparnya.

Hal senada diungkapkan Tokoh Masyarakat Kecamatan Cipanas, Dede Ikhsan menambahkan, ia sudah berupaya untuk melakukan penataan pembatas besi di Jalan Raya Cipanas secara swadaya seperti dengan dicat menggunakan warna yang cerah, hingga dilengkapi sejumlah pot beserta tanamannya agar lebih indah.

“Tetapi memang betul, dibutuhkan penataan serius dari pemerintah untuk menangani pembatas jalan tersebut, seperti dilengkapi dengan menggunakan lampu PJU. Karena malam hari gelap dan kerap terjadi kecelakaan lalulintas,” tutur pria yang kerap dipanggil Ading tersebut.

Ading pun berharap, adanya peran aktif Pemkab Cianjur dalam menata besi pembatas jalan raya ini dengan segera.

“Hal ini demi keselamatan dan kenyamanan khususnya semua warga Cipanas dan seluruh pengendara yang melintas,” tandasnya.(ct6/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks