CIANJURTODAY.COM – Pengguna Facebook Messenger akan dapat chatting dengan pengguna WhatsApp. Hal ini merupakan tindak lanjut dari rencana integrasi aplikasi perpesanan milik Facebook.

Dikutip dari WABetaInfo, Rabu (8/7/2020), upaya integrasi ini diungkapkan Developer independen Alessandro Palluzi dari akun twitter @Alex193a. Ia mengunggah bukti gambar pengujian integrasi itu di versi terbaru Facebook Messenger.

Dalam tangkapan layar itu terdapat pembuatan tabel dalam database lokal di Facebook Messenger sebagai perintah mengelola pesan dan layanan. Ada pun perintah yang membuat sistem WhatsApp dan Facebook Messenger dapat saling berkomunikasi, tulis GSMArena.

Dalam integrasi ini, konten pesan tidak akan dibagikan melalui server Facebook. Jadi, Facebook Messenger butuh protokol baru funa melakukan chatting silang antar platform.

Rencana pengintegrasian layanan perpesanan Instagram, WhatsApp, dan Facebook Messenger sempat diumumkan CEO Facebook Mark Zuckerberg pada 2019 lalu.

Ia menuturkan, alasan pengintegrasian ini supaya mempermudah pengguna mengirim pesan di seluruh aplikasi milik Facebook. Dan, hal ini akan terwujudkan di tahun 2020 atau tahun berikutnya.

“Kami benar-benar masih pada tahap awal memikirkan hal ini. Ada banyak lagi yang perlu kami pikirkan sebelum memfinalisasi rencana tersebut,” kata Zuckerberg dikutip Mashable.

Ia pun menjelaskan, dengan pengintegrasian dapat membawa keuntungan bagi pengguna WhatsApp. Sebab, dapat mengirimkan pesan langsung pada penjual di Facebook Marketplace yang membuat pengguna lebih nyaman.

“Alasan pertama, saya semangat melakukan ini lebih ke end-to-end enkripsi secara default pada produk kami. Orang-orang menggunakan ini di WhatsApp. Saya pikir ini merupakan arah yang harus kami tempuh. Saya pikir ada peluang … untuk memiliki enkripsi bekerja secara konsisten di semua aplikasi yang kita lakukan.” jelasnya.

Integrasi ini pun akan menguntungkan banyak pengguna Android yang kini memakai Messenger sebagai aplikasi perpesanan mereka. Sebab, bisa enkripsi yang diaktifkan secara otomatis.(afs)

Sumber: CNBC Indonesia